Kebiasaan Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam

0
221

Oleh : Anna Rosdiana

Kebiasaan Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam

Basmalah ketika akan makan, minum, masuk rumah , berjima, melakukan sesuatu dll. Jika salah seorang diantara kalian makan tetapi dia lupa menyebut nama Allah maka hendaklah membaca : “Bismillahi awwalahu waaahirohu”, Dengan menyebut Nama ALLAH di awal dan akhirnya.

Jika seorang laki laki hendak masuk rumahnya kemudian dia menyebut nama Allah dan hendak makan, Setan berkata kepada anak anak dan temannya sesama setan : “Tidak ada tempat menginap dan tidak ada makan malam untuk kalian”. Tetapi jika dia masuk rumah kemudian tidak menyebut nama Allah, setan berkata “Kalian anak anak dan teman temanku mendapat tempat menginap”. Jika tidak menyebut nama Allah ketika kendak makan setan berkata “Kalian mendapat tempat menginap juga makan malam”.

  • Menghalalkan yang Baik

“Dan menghalalkan bagi mereka yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk” (Al Araf (7):157).

Hindarilah  makanan daging binatang yang berbahaya daging sudah menjadi bangkai, Darah, Daging Babi, daging Binatang buas, burung buas, Daging dan susu jalalah (pemakai bangkai).

*Daging yang disukai nabi adalah daging yang mudah dicerna yaitu daging leher dan bagian lengan.
*Daging domba bersifat panas baik untuk sindrom dingin.
*Daging sapi bersifat dingin baik untuk yang bersifat panas.
*Terlalu banyak daging membahayakan jantung.

  • Berwudu

“Barang siapa ingin diperbanyak kebaikan dalam rumahnya maka berwudulah sebelum makan dan sesudahnya”. (HR ahmad, Abu Daud & Turmudzi)

  • Tangan Kanan

Rasul bersabda : “Jika salah seorang diantara kalian makan hendaklah dia makan dengan tangan kanannya, jika minum dengan tangan kanannya karena setan selalu makan dengan tangan kiri dan minum dengan tangan kiri”

Jika dia kidal maka harus dibiasakan makan sejak kecil dengan tangan kanan

  • Tangan Kanan & Otak Kiri

Tangan kanan menjadi bagian dominan pada otak kiri. Otak kiri merupakan sumber aliran syaraf motorik kesisi sebelah kanan. Otak kiri adalah otak berfikir, analisis, dan rasional Otak kanan adalah otak merasa, ekspresif dan instingtif. Makan dengan tangan kanan diartikan dengan penuh pertimbangan yang rasionalisis, tidak berlebihan, dan melibatkan analisis kritis akan manfaat menu yang akan dimakan.

  • Mencuci Tangan

Telapak tangan adalah areal terluas dan fleksibel dalam interaksi dengan dunia luar. Ketika bersalaman, menyentuh, sesuatu dll, disinyalir 70 % penyakit disebabkan virus, bakteri, jamur atau cacing disebabkan kontaminasi dengan tangan.

Rasulullah menganjurkan untuk memotong kuku jari kaki tangan dan kaki dengan sabdanya : “Potonglah kuku karena Sesungguhnya setan duduk dibawah kuku yang panjang” (Ihya Ulumuddin)

  • Tidak Meniup Makanan

Nabi tidak suka meniup makanan karena tiupan berbahaya. Tunggu sampai suhu normal dan tidak tergesa gesa. Rasul tidak pernah makan pada makanan yang panas dan tidak pula makanan yang basi

  • Mengunyah Makanan dengan baik

Hancurkan makananmu dengan zikir, jangan menelannya sebelum halus di mulut. Dimulut dikunyah dibantu air liur lalu dikirim ke lambung. Makanan cair dan dikunyah lebih lumat akan cepat melintasi lambung. Sistem Pencernaan di mulai dari mulut berakhir di anus yang panjangnya 9 meter. Dilambung diubah dari padat menjadi semi cair 2-6 jam tergantung makanannya.

  • Tidak mengumpulkan makanan satu jenis

Rasul tidak mengkonsumsi makanan dari satu jenis baik dari kandungan gizi maupun protein, memiliki bahaya. Telur, daging, ikan dijadikan satu dalam sekali makan, dll.

  • Tidak Mencela Makanan

Jika suka pada makanan beliau memakannya kalau tidak maka rasul tidak makan tidak pula melarang umatku untuk memakannya. Rasuli selalu menghormat makanan.

  • Tidak Rakus dan Kenyang

Rasul tak pernah makan dengan lahap dan kenyang seumur hidupnya. Rasul bersabda : “Seseorang cucu Adam tidak pernah memenuhi satu bejana yang lebih jelek daripada perutnya. Cukuplah bagi nya beberapa suap yang dapat menegakan punggungnya. Jika makan hendaklah sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman dan sepertiga untuk minuman”.

  • Makan sesuai Musimnya

Rasul makan buah buahan hasil panen negrinya dan pada musimnya. Bapak Kedokteran Hipokrates pempunyai nasihat : “seseorang harus diobati dengan bahan makanan yang tumbuh dari lingkungannya sendiri. Donald Lapore ahli Gizi penulis buku The Ultimate Healing System menemukan bahwa alergi yang dideritanya pulih akibat terapi herbal dengan mengkonsumsi buah dan sayuran yang tumbuh disekitarnya.

  • Sambil Duduk

Rasulullah memberi petunjuk agar duduk ketika makan atau minum. Ibnu Abbas meriwayatkan “Rasulullah selalu duduk diatas tanah dan makan diatas tanah”. Tidak makan sambil bersandar karena akan menyulitkan jalannya makanan yaitu bersandar pada lambung. Duduk melipat kaki, bersandar pada sandaran kasur atau bantal.

  • Berjamaah

Rasulullah SAW senang jika banyak orang yang ikut serta menikmati suatu makanan. Rasul bersabda : Makanan 2 orang cukup untuk 3 orang, dan 3 orang cukup untuk 4 orang .

  • 3 Jari dan menjilatinya

Rasul makan dengan 3 jari dan selalu dikunyah dengan baik sehingga tidak mengalami gangguan pencernaan. Jika salah seorang diantara kalian makan hendaklah dia tidak membersihkan tangannya hingga tangannya dijilati sendiri atau oleh orang lain yang tidak merasa jijik dengannya seperti istri, anak atau pelayannya. (HR Bukhori muslim)

Rasul menyukai makanan makanan manis dan madu. Sebelum makan rasul mencicipi garam untuk menetralisir racun yang ada dalam pencernaan sekaligus untuk menyiapkan lambung menerima dan mencerna makanan.

  • Makanan Yang Terdekat

Nabi selalu mengambil makanan yang terdekat, memberikan keteladanan kepada orang yang beriman agar tidak diperkenankan “rakus” dan serakah dalam soal makanan.

  • Makanan Nabati (Labu)

Rasul Lebih sering makan Nabati meski Rasul juga memakan daging tapi sesekali saja dan tidak banyak. Dalam Hadits Makanan favorit Rasul adalah labu. Jabir bercerita : Aku berkunjung kerumah Nabi kulihat disampingnya ada labu yang telah dipotong potong. Aku bertanya Apakah ini Ya, Rasulullah ? Beliau mengatakan : Kami memperbanyak makanan kami dengan nya.”  dimalam hari makanan utama rasul adalah sayuran.

  • Perut sebagai binatang Ternak

Sayyidina Umar berkata : Jangan kau jadikan perutmu sebagai binatang ternak. Maka makanan Komposisi terbaik adalah : 10 % Hewani, 60 % dan biji bijian, 30 % Sayuran dan buah.

  • Makanan Yang Bervariasi

Nabi bersabda : Makanlah kalian dari berbagai makanan karena sesungguhnya bila makanan yang satu panas akan dipadamkan oleh makanan yang lain yang dingin.

  • Menghabiskan Makanan

Rasul bersabda : Kalian tidak tahu darimana makanan itu mengandung berkah. Ambillah makan itu sesuai porsi jangan makan bersisa, Mubadzir. Sesungguhnya Mubabzir itu temannya setan.

Giginya selalu bersih dari sisa makanan. Kemudian tidur setelah makan, menyebabkan  kerasnya hati. Tidur setelah makan tak akan dapat tercerna. Ketika tidur semua istirahat kecuali otak.

  • Diawetkan & Diproses

Rasul tidak makan yang diawetkan atau yang dipanaskan berkali kali. Makanan yang diawetkan atau dipanaskan berkali kali akan menyebabkan Darah Tinggi. Kecap, Ikan asin, Mengandung MSG, Natrium Benzoat, Baking Soda,  Saos dll.

  • Tidak minum setelah makan

Makanan yang dikunyah bercampur dengan air liur (kelenjar ludah) memiliki kandungan enzim amilase fungsinya untuk penghancur dan penyempurnaan makanan. Ketika ditelan bercampur dengan berbagai enzim dan gastric juice didalam lambung. Ketika kita minumsetelah makan maka air yang kita minum akan memisahkan makanan yang sudah tercampur dengan berbagai enzim tadi, akibatnya pengolahan makanan tidak sempurna, nutrisi yang dibutuhkan tubuh tidak maksimal dan berkembang penyakit Sulit Buang air besar.

  • Saat Perut Kosong

Minum yang terbaik adalah 2 jam setelah makan atau saat perut kosong. Kita dapat minum setelah makan hanya sekadar membasahi dan membersihkan makanan yang masih tersisa di mulut ½ gelas paling banyak. Minum yang baik akan membuang racun yang tidak berguna dalam tubuh. Minum yang tidak baik menyebabkan air tak dapat terserap oleh tubuh.

  • Mandi dulu baru makan

Mandi dulu atau makan dulu……..? Saat mandi semua energi menuju ke seluruh badan. Makan dulu baru mandi membuat makanan lambat tercerna dan merusak sistem tubuh.

  • Tidur setelah Makan

Nabi bersabda: “Hancurkan makanmu dengan zikir dan salat serta Janganlah tidur setelah makan maka hatimu menjadi keras” (HR Ibnu Sunni, Thabrani dan Baihaqi).

  • Diundang

Rasulullah memerintahkan kita untuk memenuhi undangan jamuan makan akikah, perayaan, yang diadakan orang mukmin. Jika rasul diundang untuk menghadiri jamuan makan yang diadakan oleh sahabatnya. Setelah makan rasul mendoakannya walaupun yang dihidangkan hanya sepotong roti.(Orang yang diberi makanan oleh Allah hendaklah dia berdoa ; ” Allahumma bariklana fiihi, atimna khairamminhu”

  • Tamu

Rasulullah bersabda: “Barangsiapa beriman pada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamu, sesuai haknya”. Mereka bertanya apa haknya, wahai rasulullah? Beliau menjawab,” hari dan malamnya. Jamuan tamu itu wajibnya 3 hari. Sedangkan lebih dari itu adalah sedekah”.

  • Menutup Tempat Makanan & Minuman

Nabi bersabda : Tutuplah wadah wadahmu dan ikatlah leher leher kantung airmu karena sesungguhnya ada satu malam dalam satu tahun dimana wabah datang dan tidak datang kewadah yang tak tertutup kecuali wabah itu jatuh kedalamnya.

Suara Ulama

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR