Explore Kampus Hijau di Padang

0
236

Oleh : Asfahani Latiefah, drg

Universitas Andalas merupakan Perguruan Tinggi Negeri tertua di Pulau Sumatera. Terletak di wilayah perbukitan Limau Manis, Kecamatan Pauh, kira-kira 15 Km dari Padang, ibukota Sumatera Barat.

Kampus ini menghadap ke Kota Padang dengan pemandangan Samudera Hindia yang biru membentang di sebelah Barat. Pada bagian Timur berjajar bukit barisan. Sementara di sisi Utara dan Selatannya terdapat lembah yang masing-masingnya dialiri oleh anak sungai. Hampir semua fakultas terletak di Limau Manis, kecuali Fakultas Kedokteran, Fakultas Kesehatan Masyarakat, dan Fakultas Kedokteran Gigi yang terletak di daerah Jati (kampus pertama), Padang.

art042Saat ini UNAND (Universitas Andalas) memiliki Kampus II di Payakumbuh, dan Kampus III di Dharmasraya. Kondisi alam di lingkungan Universitas Andalas asri dan hijau, tentu memberikan suasana yang nyaman dan panorama alam yang indah. Bahkan gedung-gedungnya sengaja menggunakan dinding beton yang tidak di cat, dimaksudkan agar ramah lingkungan. Tentunya dengan menggunakan dinding beton yang tidak di cat ini semakin terlihat alami ketika dibagian lain gedung ditumbuhi lumut -lumut hijau.

sl-3_960_400_960_300Hal ini lah yang menjadikan Kampus UNAND memiliki julukan Kampus Hijau. Dalam bidang lingkungan kampus, UNAND bertengger pada peringkat ke-8 di Indonesia berdasarkan UI Green Metric World Class University, bersamaan dengan penghargaan upaya penghijauan kampus dari Menteri Kehutanan Republik Indonesia pada tahun 2011.

Selain dijuluki Kampus Hijau, Universitas Andalas mempunyai julukan lain, yakni “Kampus Power Ranger”. Mengapa demikian? Karena ada sebuah bangunan (Gedung Rektorat UNAND) yang memiliki arsitektur unik, bangunan hasil kombinasi dari model atap tradisional Minangkabau (tanduk kerbau) dan struktur yang bergaya modern sehingga bangunan tersebut menyerupai “Markas Zordon” dalam sebuah Film Super Hero “Power Ranger”.

73032250Tidak hanya unggul dalam bidang lingkungan Kampus, Universitas Andalas juga berusaha unggul dalam hal pembentukan Karakter Mahasiswa. Bagaimanapun juga Mahasiswa adalah unsur utama dalam kehidupan Kampus. Mahasiswa merupakan tonggak sejarah peradaban yang ditangan mereka terletak masa depan Negara. Hal ini dibuktikan dengan tekad Universitas Andalas “The Leader in Character Building and Entrepreneurship”.

bfef6034dab7e57f223e48f4dcf3e90d_XLUntuk menjadi “The Leader in Character Building and Entrepreneurship”, Universitas Andalas mengadakan kegiatan pembentukan Karakter Mahasiswa, yaitu dengan Pelatihan Karakter Andalasian (KA). KA ini dikembangkan oleh dosen -dosen UNAND. Diharapkan Pelatihan KA ini menjadi modal awal bagi mahasiswa UNAND agar memiliki karakter yang baik.

Dalam Pelatihan Karakter Andalasian ini ada yang disebut dengan Model Karakter Andalasian, merupakan acuan bagi semua civitas akademika dan tenaga kependidikan
di lingkungan UNAD. Model Karakter Andalasian ini dibentuk atas 4 elemen, yakni : Spiritual, Ilmu, Amal dan Sosial.

Dalam skema model karakter, elemen pertama, yakni Spiritual ini dinyatakan dalam ungkapan religius, yang ditempatkan di bagian tengah, sebagai inti karakter Andalasian, dan mewarnai keseluruhan karakter lain.

Maka program pembentukan karakter di bidang keagamaan menjadi fokus utama disini. Berikut beberapa kegiatan keagamaan khusunya Islam yang menjadi program Universitas Andalas, beberapa diantaranya:

1. Emotional Spiritual Quotient (ESQ) Training
Setiap mahasiswa baru wajib mengikuti program ini. Program ESQ Training diikutkan dalam program pembinaan Mahasiswa baru beriringan dengan masa orientasi Mahasiswa. Melalui ESQ mahasiswa diajak untuk menciptakan sebuah titik keseimbangan antara Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosi, dan Kecerdasan Spiritual, membebaskan diri dari berbagai macam gangguan yang menghalangi seluruh potensinya, serta mengerahkan seluruh kekuatan tersebut untuk menciptakan pembaharuan dalam kehidupan, menjadi pribadi yang tangguh dan siap menghadapi tantangan. Oleh karenanya program ESQ ini menjadi salah satu bagian dari pembentukan Karakter Andalasian.

2. Mentoring Wajib Bagi Mahasiswa Baru
Sudah 10 tahun program mentoring yang mulanya digawangi oleh UKM Forum Kajian Islam Rabbani, kegiatan ini menjadi syarat nilai mata pelajaran Agama bagi mahasiswa baru. Program ini bersifat rutin selama 1 semester pertama perkuliahan. Setiap mahasiswa baru dikelompokkan sekitar 10-12 orang dipandu oleh 1 orang mentor yang telah diberikan pelatihan mengenai materi-materi keagamaan.

Disini dibahas mengenai akidah dan akhlaq yang diharapkan dapat menjadi pondasi kuat bagi karakter mahasiswa baru. Dengan semakin matangnya program ini, saat ini mentoring sudah memiliki Badan Khusus yang mengaturnya, yaitu Badan Pengelola Mentoring Agama Islam Universitas Andalas.

Masih banyak tentunya program-program keislaman di Universitas Andalas yang tidak disebutkan disini. Program keislaman ini tentunya tidak akan berjalan tanpa dukungan semua pihak, baik itu dari kampus, mahasiswa dan para aktivisnya. Semoga tetap istiqomah, amin.

Suara Ulama

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR