Ormas Islam Cianjur Gelar Aksi Solidaritas untuk Rohingya

0
63
Cianjur, Beritalangitan.Com – Ribuan massa dari sejumlah pondok pesantren (ponpes), Ormas yang tergabung dalam Konsorsium Ormas Islam plus cianjur, menggelar aksi jalan kaki dalam rangka menggalang dana untuk membantu Muslim Rohingnya di Myanmar. Aksi long march ini dilakukan di sepanjang Jalan Protokol Cianjur sebagai ungkapan keprihatinan atas pembantaian kaum Muslim di Rakhine, Rohingya, Myanmar, aksi ini dilaksanakan Jum’at (15/9/17).

Sekretaris Konsorsium Ormas Islam Plus, Ahmad Yani, mengatakan, ribuan peserta yang hadir menyatakan satu suara untuk mendukung dan mendoakan umat Islam di Rohingnya. “Sebagai sesama umat Islam, wajib mebantu saudaranya yang  muslim. Kami di sini berniat untuk mencari ridho Allah SWT, mengorbankan harta dan jiwa raga untuk saudara kita di Myanmar,” katanya.

Ahmad Yani menjelaskan, dalam aksi tersebut dilakukan penggalangan dana yang nantinya akan disalurkan sebagai bantuan untuk Muslim Rohingnya. “Sebelum kegiatan ini sudah terkumpul Rp. 36.360.000,- dari donatur. Diharapkan setelah kegiatan berakhir bisa lebih besar lagi.
Pada acara tersebut masa melakukan Pembakaran bendera myanmar salah satu bentuk kekesalan, pengunjuk rasa pun mendesak pemerintah Indonesia agar meminta pemerintah myanmar menghentikan kekerasan terhadap umat muslim rohingya.

Di tempat yang sama Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, pihaknya mengapresiasi kegiatan tersebut karena membentuk kepedulian bangsa terhadap umat Islam di negara lain. “Kami berharap solidaritas ini memperkokoh kecintaan sesama saudara seiman. Terlebih umat Islam di Rohingnya sedang mengalami cobaan yang sangat berat, sudah selayaknya kita panjatkan doa dan bantuan materi untuk mereka,” tandasnya

Sementara itu, massa yang tergabung dari ormas pemuda pancasila yang di ketuai oleh Jamaludin Junaedi mengatakan bila perlu
Kita semua akan mewakafkan nyawa kita untuk saudara kita muslim rohingya.

Bahkan Jamal menghimbau kepada masyarakat cianjur bahwa berita-berita yang tersebar bukanlah berita hoax melainkan itu bukti nyata, ia pun mengecam para penganut Budha dan militer di Myanmar yang melakukan kekerasan dan pembantaian atas muslim Rohingya. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap apa yang dialami umat muslim Rohingya.”pungkasnya.

Andriansyah.
Suara Ulama

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR