Halal Bihalal JPMI Bali “Seorang Muslim Itu Harus Senantiasa Menebar Manfaat”

0
322
Ustadz Bachtiar Nasir.

Denpasar, Beritalangitan.com – Jaringan Pengusaha Muslim Indonesia(JPMI) Bali menggelar acara silaturahmi atau halal bihalal tahun ini yang dilaksanakan di Bayt Kaboki Hotel Kuta yang dilaksanakan, sabtu (30/07).

Acara halal bihalal JPMI ini dihadiri oleh seluruh anggota JPMI sebanyak 100 orang, serta menghadirkan motivator muslim handal Ustadz Bachtiar Nasir untuk memberikan motivasi kepada para peserta yang datang.
Acara dimulai dari pukul 12:00 WITA dengan shalat berjama’ah terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan makan siang. Setelah makan siang, acara dibuka oleh sekretaris JPMI Bali Eko Teguh, kemudian dilanjutkan dengan sambutan ketua JPMI Bali Ustad Mardi Sumitro.

IMG_20160801_060857
Ketua JPMI Bali Ustad Mardi Sumitro sedang memberikan sambutan.

Dalam sambutannya Mardi Sumitro menyampaikan bahwa, “bisnis itu sangat luar biasa, Karena didalam bisnis tidak pernah ada jaminan langgeng sebesar apapun kondisinya saat ini, bahkan sekelas raksasa Yahoo pun bisa tiba-tiba  menjual asetnya”. “Yang paling penting adalah bagaimana kita berakhlakul karimah, profesional dan siap bersaing ditingkat global,” lanjutnya.

Sedangkan Bachtiar Nasir dalam  pemaparannya menyampaikan motivasi kepada para pengusaha ini, “hidup ini hanya punya 2 pilihan yaitu berubah atau mati” beliau mengibaratkan dengan sebuah fenomena antara nokia dan android, dimana nokia pada saat itu meremehkan android tetapi sekarang malah nokia harus bertatih-tatih untuk menyaingi android.

Diakhir materinya Bachtiar Nasir amanatkan “hiduplah seperti sungai yang salalu dapat mengairi yang dekat dan yang jauh” artinya bagaimana menjalani bisnis ini agar bisa memberi manfaat bukan hanya bermanfaat bagi pribadi dan keluarganya tetapi bisa bermanfaat juga bagi orang lain disekitarnya bahkan bisa bermanfaat selama bertahun-tahun, sesuai dengan fungsi manusia sebagai Rahmatan lil alaamiin, karena itulah kekayaan sebenarnya”. (Yaasir/BLC-SU)

Suara Ulama

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR