Santri Daarul Quran Jadi Imam Tarawih di Korea

0
263

Santri Daaqu diundang Korean Muslim Federation untuk menjadi imam masjid di Korea Selatan.

JAKARTA — Perkembangan Islam di Korea Selatan begitu pesat. Ditengah pesatnya perkembangan Islam tersebut kebutuhan akan Imam masjid makin terasa dibutuhkan. Untuk itu masyarakat muslim di Korea Selatan berinisiatif mendatangkan imam masjid dari negara lain.

Dilansir dari republika, Ada tiga santri Daarul Qur’an di berangkat ke Korea Selatan atas undangan masyarakat muslim untuk menjadi imam shalat tarawih di sana. Jawwad Muyassar (18), Hikman Faqih (18) dan Luthfi Nur Agusti (18).

“Sewaktu Ustaz Yusuf Mansur berkunjung ke Korea Selatan  ada permintaan dari komunitas muslim disana untuk mengirimkan santri yang akan bertugas menjadi imam saat shalat taraweh nanti.” ujar ustadz Slamet Ibnu Syam, pengasuh Ponpes Daarul Qur’an.

Ustaz Slamet menambahkan tiga santri ini dibutuhkan kehadarinnya sejak awal Ramadan lalu. Namun proses pengurusun visa yang membutuhkan waktu membuat ketiganya baru bisa berangkat di sepertiga bulan Ramadan ini. Ketiga santri ini dipilih berdasar kualitas dan loyalitas mereka saat di pesantren.

 

Ketiganya juga mengaku sudah siap harus merayakan Idul Fitri jauh di negeri orang dan jauh dari keluarga. Mereka akan memamfaatkan teknologi untuk mengatasi hal tersebut.

“Sedih pastinya. Tapi mengingat tujuan kita berdakwah dan orangtua sudah meridohi Insya Allah kita akan mudah jalani. Dan jika kangen tinggal melakukan video call saja” ujar Jawad.

Sementara itu Ustaz Ahmad Jamil, ketua Daarul Qur’an bidang pendidikan, berharap ketiganya bisa mengaplikasikan apa yang didapatnya di dunia pesantren selama ini. Dan semoga keberangkatan ketiganya dapat memotivasi santri lain untuk meningkatkan kualitas mereka.

“Kami segenap pimpinan Daarul Qur’an pastinya merasa bangga dengan keberangkatan ketiga ini dan semoga ketiganya bisa menjalankan tugas dengan baik” ujar Ustaz Ahmad Jamil.

Suara Ulama

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR