Edisi [2] Ikhtiar Ulama dalam Mewujudkan Khairul Ummah

0
204
Suara Ulama

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Dalam edisi pertama bulan Muharram 1438 H yang lalu redaksi menurunkan kajian sekelumit tentang persoalan Ummatan Wahidah maka dalam edisi yang kedua bulan Safar 1438 H ini redaksi akan mengupas tentang persoalan ummah dengan berbagai sudut pandang tentang itu, terutama yang akan menjadi sorotan lebih tajam lagi seputar kajian tentang Khairu ummah. Karena hal tersebut sudah sepantasnya menjadi consern para ulama, sebab pada wilayah Khairu ummah peran ulama menjadi sentral untuk membangun posisi ummah agar menjadi manusia yang bermakna dan berguna bagi kehidupan yang dirahmati Allah SWT.

Jika kita telusuri dari sudut bahasa kata Ummah adalah sebuah kata dan frasa dari bahasa Arab yang berarti: “masyarakat” atau “bangsa”. Kata tersebut berasal dari kata amma-yaummu, yang dapat berarti: “menuju”, “menumpu”, atau “meneladani”. Dari akar kata yang sama, terbentuk pula kata: um yang berarti “ibu”, dan imam yang berarti “pemimpin”. (Wikipedia bahasa Indonesia).

Untuk mengupas secara gamblang tentang persoalan khairu ummah maka redaksi mengambil tema pada kajian utamanya adalah: “Dari Ummatan Wahidah Menuju Khairu Ummah” dari tema tersebut diharapkan akan muncul keterbukaan ilmu dari para pembaca sehingga umat Islam Bangsa Indonesia akan menjadi basis kader yang berkualitas sejalan dengan definisi Khairu ummat itu sendiri, inshaAllah.

Selain dari itu pada edisi kedua ini redaksi akan menurunkan pula hasil liputan khususnya dengan mengangkat tema: ”Akhir Perjalanan Sang Mujahidah Tjut Nja’ Dien di Sumedang”. Tokoh Mujahidah yang satu ini adalah seorang wanita yang sangat luar biasa dalam mengisi kehidupannya. Ia hidup dan berjuang di tanah Aceh atau sering disebut serambi Mekkah dan berakhir hidupnya dipembuangan pemerintah Hindia Belanda di bumi Pasundan tepatnya di tanah Sumedang Jawa Barat.

Tidak kalah pentingnya dalam edsisi kedua ini redaksi menyuguhkan pula tentang Biografi seorang tokoh Ulama Jawa Barat yakni KH. Ahmad Sanusi (alm) dari Gunung Puyuh Kota Sukabumi Jawa Barat. Beliau adalah ulama pejuang dan seorang tokoh ulama yang banyak melahirkan para ulama di Indonesia ini.

Pada liputan biografi ini redaksi mengambil tema : Mengenal sosok KH. Ahmad Sanusi, “Guru dari Para Ulama Besar Jawa Barat”. Selain itu Redaksi menurunkan pula Liputan dua pesantren Tarikah dari Ciamis dan Garut serta liputan sepak terjang para santrinya. Sedangkan untuk kolom Rihlah kami sajikan Liputan bersejarah, yakni titik nol km pembuatan jalan dari Anyer Banten ke Panarukan Jawa Timur.

Untuk lengkapnya silahkan para pembaca dapat muthola’ah dalam edisi ke dua ini. Semoga bermanfaat dan jika ada yang salah dalam dua terbitan ini kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Klik Untuk Berlangganan

Salam dari Redaksi Suara ‘Ulama

Suara Ulama

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR