Baznas Kota Sukabumi – Memantapkan Gerakan Sadar Zakat Tahap II

0
202

Sukabumi, 22/02 (Beritalangitan.com) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Sukabumi mencatat pengumpulan dan pengelolaan zakat di wilayahnya masih cukup rendah.

Ketua Baznas Kota Sukabumi, Fifi Kusumajaya mengajak muzzaki terutama pegawai negeri sipil (PNS) untuk memiliki kesadaran dalam menyalurkan zakatnya sebesar 2,5% dari penghasilan mereka.

“Harapannya zakat dari PNS dapat tembus Rp 1 milyar. Target zakat tahun ini mencapai Rp 2 milyar,” ungkap ia dalam Pencanangan Gerakan Sadar Zakat Tahap II, kemarin (22/2). di mana, zakat yang disalurkan PNS pada tahun 2016 hanya menembus angka Rp 400 juta.

Ia optimis target bisa tercapai karena potensi zakat di Kota Sukabumi cukup banyak. Jika jumlah PNS di Kota Sukabumi ini sekitar 5-6 ribu orang, maka pendapatan zakatnya sebesar Rp 6 milyar per tahun nya. Namun dari data yang ada, baru 30% PNS yang menyalurkan zakat mal ke lembaganya.

Sesuai perhitungan berzakat, itu sama dengan harga 85 gram emas dan berarti Rp 42 juta. Sedangkan penghasilan PNS dirata-ratakan Rp 3.750.000 per-bulan dan dikalikan 12 bulan Rp 45 juta, maka PNS tersebut sudah terkena zakat. Kalau setiap bulannya Rp 100 ribu, berarti setahunnya Rp 1,2 juta. Itu 2,5% persatu tahunnya dari gajih PNS,“ pungkas ia.

Menurutnya, zakat yang terkumpul akan disalurkan kepada kaum mustahik yang ada di Kota Sukabumi dengan bentuk modal usaha, pembangunan rumah, bantuan dana dan lainnya. Tentu, hal itu sangat mempengaruhi terhadap pengangguran dan pengurangan jumlah kemiskinan yang ada di Kota Sukabumi. Jadi kami sangat mengandalkan zakat mal dari PNS Rp 1 miliar. Sisanya dari zakat fitrah dan mal perorangan Rp 1 miliar,” tambah dia.

Wakil Ketua III Baznas Kota Sukabumi, Hj. Kusoy menjelaskan, zakat 2,5 persen sesuai peraturan undang-undang 23 tahun 2011 tentang pengelolaan zakat. Ditambah dukungan kepala daerah berupa intruksi agar PNS di SKPD menyalurkan zakat penghasilannya sebesar 2,5 persen tersebut.

Hj. Kusoy optimis zakat yang dikumpulkan pada tahun ini akan melebihi target. Tahun lalu kami mencapai Rp 1,5 miliar jumlah zakat yang terkumpul,” pungkas ia (An)

Suara Ulama

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR