FPI Gelar Musyawarah Kerja Nasional Ke-3 Di Lebak Banten

0
1180

Banten, 16/08 Beritalangitan.com – Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (DPP FPI) menggelar pembukaan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-3 di Markaz besar FPI Banten, tepatnya di Ponpes Al-Futuhiyah Islamiyah Lebak Banten, Ahad (14/8/2016).

Hadir dalam pembukaan Mukernas, antara lain Imam Besar FPI Habib Muhammad Rizieq Syihab, jajaran pengurus dan Dewan Syuro DPP FPI beserta sayap juangnya para Imam Daerah dari berbagai provinsi, serta jajaran pengurus DPD dan DPW dari berbagai cabang seluruh Indonesia.

Selain itu, nampak hadir pula para ulama dan habaib dari Banten dan kota-kota lainnya. Sedangkan dari pihak aparat hadir Kapolda Banten dan jajarannya.

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh tuan rumah sekaligus pimpinan ponpes Al-Futuhiyah serta Imam FPI Banten, Buya Ahmad Qurthubi Jaelani.

Dalam sambutannya Buya Qurthubi mengatakan merasa sangat bahagia dan bangga Banten dipercaya sebagai tuan rumah Mukernas FPI. Ia kemudian menjelaskan, sejak FPI Provinsi Banten didirikan pada tahun 2013 lalu, dan kini kepengurusan FPI sudah tersebar di 8 Kabupaten/kota serta di 127 Kecamatan dari total 155 kecamatan se-Provinsi Banten.

Sedangkan ketua Panitia Mukernas, H. Hasanuddin. mengatakan bahwa Mukernas adalah amanat dalam AD/ART FPI yang wajib dijalankan, setidaknya 1 kali dalam masa kepengurusan.

Pada kesempatan yang sama Kapolda Banten dalam sambutannya menyanpaikan bahwa dirinya sudah mengenal FPI sejak lama dan sudah pernah bertemu dan berkunjung ke Markaz Besar FPI di Jakarta beberapa tahun silam.untuk itu Kapolda Banten menekankan pentingnya kerjasama yang baik antara ulama dan Umara.

Memasuki acara inti yaitu, peresmian dan pembukaan Mukernas sekaligus tausiah disampaikan Imam Besar FPI, Habib Muhammad Rizieq Syihab. Di hadapan para pengurus FPI, Habib Rizieq menjelaskan bahwa saat ini ada beberapa fenomena menarik terkait FPI.

Yang pertama yaitu, diakui atau tidak, FPI sudah jadi organisasi nasional yang cukup besar. Ini adalah karunia dari Allah yang perlu disyukuri. FPI saat ini, menurut Habib, sudah ditakuti lawan sekaligus disegani kawan. Beliau meminta hal ini agar bisa dimanfaatkan untuk izzul Islam wal muslimin.

Fenomena kedua yaitu, FPI telah menjadi benteng kokoh Ahlus Sunnah Wal Jamaah.  “FPI wajib mensyukuri nikmat ini dengan cara menunjukkan karakter Aswaja yang pertengahan, netral dan adil, serta imbang, yaitu imbang antara Dakwah, Hisbah dan Jihad.” Kata Habib.Lebih lanjut, Aswaja juga memiliki ciri tidak mudah mengkafirkan orang. FPI ke depan perlu membangunan peradaban dialog dengan berbagai kalangan.

Fenomena ketiga menurut Habib yaitu, FPI telah menjadi ikon Amar Makruf Nahi Munkar. Walaupun pada kenyataannya kerja FPI tidak melulu hanya Hisbah, tapi juga berimbang antara dakwah, Hisbah dan Jihad. Selain itu, cara-cara kerja FPI sekarang mulai banyak diadopsi oleh pergerakan masyarakat lainnya.

“Karena itu, nikmat ini perlu disyukuri. Caranya dengan meningkatkan Amar Makruf Nahi Munkar. Dan jangan pernah coba-coba berbuat maksiat” Pesan Habib.

Fenomena keempat yaitu, diakui atau tidak, FPI telah jadi harapan umat. Dalam berbagai peristiwa yang menyangkut umat, masyarakat acap kali banyak bertanya-tanya, dimana FPI, apa sikap FPI, dan lain sebagainya. Nikmat ini, kata Habib,  perlu disyukuri dengan cara jangan pernah kecewakan umat. FPI harus tetap menjadi pembela agama dan pelayan umat.

Fenomena yang terakhir yaitu, FPI telah menjadi ikon Anarkisme. Stigma buruk yang dikembangkan kalangan tertentu ini perlu dihilangkan dengan cara meningkatkan Dakwah. Juga agar segenap Pimpinan FPI di berbagai cabang aktif di Media Sosial untuk beri penjelasan soal FPI yang sebenarnya.

Habib Rizieq juga berpesan agar senantiasa melakukan pendidikan dan pembinaan bagi laskar-laskar agar tahu bagaimana berorganisasi dengan baik. Laskar perlu dididik kapan dan dimana harus senyum, tegas atau marah.

Akhirnya, acara Pembukaan Mukernas ditutup dengan doa oleh Ketua Dewan Syuro DPP FPI, KH. Misbahul Anam. Mukernas dijadwalkan akan berlangsung selama 3 hari, yaitu mulai tanggal (14/8) hingga (16/8). (zk)

Oleh : FPI Online

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.