KAHMI Bali, “Membangun dan Memperkuat Silaturahmi untuk Membangun Ukhwah Islamiyah”

0
1425

Denpasar, 28/06 Beritalangitan.com  – Korps  Alumni Himpunan Mahasiswa Islam  (KAHMI ) menggelar  sebuah acara bertajuk dialog keislaman Majelis Wilayah BalI yang rilaksanakan di Wongsolo Renon Denpasar Bali, kegiatan ini di hadiri oleh 100 orang keluarga besar HMI serta sejumlah tokoh Muslim Bali yang hadir seperti H.Taufik, DR Zakaria, H. Yahya, dan tak ketinggalan Hary Sumarno selaku ketua KAHMI Bali. Acara kali ini mengambil tema ” Membangun dan memperkuat silaturahmi untuk membangun ukhwah Islamiyah ”

Salah satu tujuan di adakannya pertemuan kali ini adalah agar bisa memperkuat tali silaturahmi antar umat Muslim di Bali baik Muhamadiyah, NU, Hidayatullah, dan Ormas islam lainnya. Hal tersebut dikatakan Achmad Baidowi salah seorang pengurus HMI Bali, menurutnya Himpunan Mahasiswa Islam wajib berkontribusi untuk kemajuan umat, umat Muslim itu perlu memiliki kesadaran untuk membangun kerukunan agar islam itu bisa diterima disetiap kalangan.

IMG-20160627-WA0003Menurut pakar HMI Dr Zakaria adam dalam pemaparannya menyampaikan, Kedisiplinan itu adalah hal pokok utama untuk menuju pada kesuksesan, “jika hidup kita tidak disiplin maka akan disidak oleh waktu”, disamping itu menurutnya persaudaraan atau Ukhwah dalam prespektif tafsir itu terbagi lima jenis, yang pertama adalah saudara kandung, kedua saudara ikatan keluarga, ketiga saudara sebangsa, keempat saudara semasyarakat, dan yang kelima saudara seagama.

Oleh karena itu, dengan kelima jenis persaudaraan ini, kita harus bisa  menempatkan  posisi diri kita saat ini, di daerah yang minoritas atau mayoritas  saudara sekandung atau ikatan keluarga tentunya harus saling menguatkan satu sama lainnya. yang paling penting dalam saudara seagama tidak boleh saling sikut menyikut, bermusuhan, apalagi saling memecah belah itu tentunya yang harus dihindari.  “Kita boleh berbicara pluralitas tapi tidak lupa dengan identitas sendiri ” tidak boleh picik jangan merasa diri ini yang paling benar, dan yang lebih penting saudara seagama harus saling menguatkan dan saling membangun.

Umat muslim sekarang mulai dipecah belah oleh orang lain, oleh kelompok tertentu. Jangan sampai terjadi perpecahan antar umat beragama. Kalau kita ingin membangun bangsa ini kita harus mulai tunjukan identitas diri, HMI Harus bisa membantu menyatukan umat beragama ini agar saling mengokohkan satu sama lainnya. hidup di dunia tidak bisa hidup sendiri pentingnya saling rangkul merangkul dengan saudara yang lainnya agar saling menguatkan. Jadi “Saudara seagama adalah titik tolak yang utama,” pungkasnya. (ft/beritalangitan.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.