Pemprov Bali Minta Baznas Untuk Terus Bersinergi Atasi Kemiskinan

0
674
Ketua Baznas, Ketua MUI, Asisten II Ketut Wije, Ketua Baznas Wilayah.

Denpasar, Beritalangitan.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bali menggelar silaturahmi tokoh muslim sekaligus Halal Bihalal MUI Provinsi Bali yang juga dirangkai dengan pelantikan pengurus Baznas Provinsi Bali, kegiatan yang mengusung tema “Dengan persaudaraan dan kesatuan kita tingkatkan kualitas bermasyarakat dan kesejahteraan Umat” ini di gelar di Quest San Hotel jalan Mahendradata no 39 Denpasar Bali, sabtu 13/08.

Acara tersebut dihadiri oleh Kapolda Bali, perwakilan Gubernur Bali, Ketua Baznas Provinsi Bali ketua MUI Privinsi Bali serta sejumlah tokoh Muslim lainnya. Acara berlangsung cukup meriah dengan Peserta yang hadir tak kurang dari 350 orang.

Dalam sambutannya, Gubernur Provinsi Bali yang diwakili Asisten Daerah ll Ketut wije menyampaikan, “semua program yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat bali sangat didukung dan diapresiasi pemprov Bali, oleh karena itu kami berharap Baznas bisa bersinergi dengan pemerintah provinsi Bali untuk menangani berbagai persoalan kemiskinan yang masih menghantui pulau Dewata Bali.”

IMG-20160814-WA0003
Pemerintah Provinsi Bali dan Baznas.

Selanjutnya menurut Ketut Wije, meskipun Bali adalah pulau tempat wisata, ternyata angka kemiskinan masih tinggi, oleh karena itu, “kami berharap kepada Baznas untuk memberikan data siswa mana yang perlu kita bantu beasiswa, mana yang perlu dibantu untuk bedah rumah, dan pemberian modal untuk ekonomi kreatif. Seperti program bedah rumah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin di Bali yang saat ini sudah ada tiga belas ribu program bedah rumah dimana kepada masing-masing rumah digelontorkan RP. 30 juta dan masih ada 1600 rumah yang harus dibedah, jadi tingkat kemiskinan di Bali terus kita turunkan dan kita ingin menjadi yang terbaik secara Nasional.

Untuk itu Baznas dipersilahkan untuk melanjutkan program-programnya dan lebih fokus untuk kepentingan masyarakat miskin itu paling penting, sebab ketidakadilan dan ketidaksejahteraan akan menimbulkan permasalahan sosial apabila tidak kita atasi dan kita selesaikan bersama-sama.

Dengan bersinergi nya antara program-program Baznas dan pemerintah Insyallah Semua masyarakat akan sehat, masyarakat cerdas dan sejahtera maka itulah yang kuta harapkan, kuncinya adalah harus berani berubah dan ada kemauan berubah agar bisa merubah.”  Pungkas Wija.

IMG-20160814-WA0004
Para tamu undangan Halal Bihalal.

Sementara ketua Umum MUI H. Taufik As’Adi dalam sambutannya menyatakan, kemiskinan itu biasanya bersumber pada masalah kesenjangan ekonomi, dan kesenjangan ekonomi dan sosial ini harus ditekan agar tidak semakin melebar. “Manusia itu satu, berasal dari tanah lalu Allah menciptakan adam dan hawa, tidak ada manusia yang lebih dari manusia lainnya kecuali amal perbuatannya dan ketaqwaanya.” (Alfath /beritalangitan.com /SU)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.