Pesantren Kilat Pusda’i Sumedang, Narkoba dan Peredarannya

0
920
Peserta Pesantren Kilat dari SMA 2 Sumedang. (Foto : Wawan KSPP Sumedang/Beritalangitan.com)

Sumedang, 19/06 Beritalangitan.com – Narkotika adalah obat atau bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh, Zat adiktif yang terkandung dalam narkoba dapat mempengaruhi perasaan, mood dan emosi bagi yang mengkonsumsinya. Selain narkoba istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yaitu Narkotika, Psikotropika dan Zat adiktif, hal tersebut di paparkan oleh KAUR BIN OPS. Reserse Narkoba Polres Sumedang Ipda Taryono selaku pemberi penyuluhan dalam salah satu sesi penyelenggaraan pesantren kilat di Pusdai Sumedang, sabtu 18/06.

Jpeg

Selanjutnya Ipda Taryono memaparkan bahwa dalam Undang Undang Nakotika setiap orang yang menyalahgunakan, mengedarkan, memproduksi dan menggunakan Narkoba akan di ancam secara hukum sesuai dengan undang undang  no. 35 tahun 2009 atau undang-undang tentang psikotropika, “tetapi sebetulnya yang lebih berbahaya bagi pengguna atau pengkonsumsi narkoba bukan ancamannya tapi akan ada efek hukuman sosial bagi dirinya, orang-orang mantan pengguna narkoba akan mendapat cap negatif dari masyarakat apalagi jika pernah masuk penjara.

Narkoba bisa ada manfaatnya jika dipakai dalam ilmu kesehatan tetapi sangat berbahaya jika disalahgunakan pemakaiannya, paparnya kepada beritalangitan.com, berbagai upaya dilakukan pihak kepolisian dalam hal ini seperti mengadakan sosialisasi undang-undang, dan bahaya narkotika, mulai dari anak sekolah tingkat smp, sma, kepada LSM dan organisasi kepemudaan dan lain sebagainya.

Pemerintah sudah menyatakan perang artinya pemerintah sudah betul-betul mempunyai data bahwa permasalahan narkoba ini sudah merasuk di berbagai kalangan entah itu pejabat, pengusaha, pekerja, buruh, bahkan sekarang sudah masuk ke daerah-daerah dan pelosok-pelosok.

Sesi ini ditutup dengan tanya jawab mengenai bahaya narkoba dan penegakkan hukumnya, beberapa siswa dari berbagai sekolah banyak yang memberikan pertanyaan, sesi ini kemudian diakhiri dengan pesan Ipda Taryono, “kita harus sama-sama menjaga dan mengawasi. Orang tua mengawasi anak-anaknya, guru mengawasi siswanya, sama-sama mengawasi karena ini menjadi tanggung jawab kita bersama dalam untuk pencegahan dalam peredaran nakotika di negeri ini”, tutupnya.

Dikirim oleh : Wawan KSPP Sumedang/beritalangitan.com