Tasyakur dan Launching PT Santri Niaga Tour and Travel “Dari dan Untuk Ummat” 

0
1593
Penyerahan izin secara simbolik oleh Kasubdit Pembinaan Umroh M Arfi Hatim M.Ag kepada Komisaris Utama PT Santri Niaga yang didampingi oleh Dirut PT Santri Niaga KH Agni Abdullah Al Asfari.

Tasikmalaya, Beritalangitan.com – Kompleksitas permasalahan yang muncul seputar calon jemaah haji Jawa Barat yang biasa terjadi membuat sejumlah kiyai harus memikirkan hal tersebut, berdirinya PT. Santri Niaga tour and travel ini berangkat dari keprihatinan dalam berbagai permasalahan haji dan umrah yang terjadi selama ini, sekaligus sebagai sebuah kepedulian untuk menjembatani masyarakat dengan para penyelenggara Haji sebagai pembawa rombongan dalam beziarah ke tanah suci. Sebuah jawaban dari harapan masyarakat luas terhadap perusahaan penyedia layanan umrah yang bisa dipercaya akhirnya terjawab dengan diresmikannya PT. Santri Niaga Tour and Travel yang berbasis di Kota Tasikmalaya ini.

IMG_6428Bertempat di Pendopo Lama Kota Tasikmalaya, Minggu 7/8 PT. Santri Niaga menggelar acara Tasyakur dan Launching perdananya sehubungan dengan dikeluarkannya surat izin resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia No. SK 267 Tahun 2016.  Acara ini dihadiri langsung oleh Komisaris Utama PT. Santri Niaga KH. Abdul Aziz Affandi, Dirut PT. Santri Niaga KH. Agni Abullah Al Asfari, perwakilan Direktorat Pembinaan Haji dan Umrah M. Arfi Hatim M.Ag. selaku Kasubdit Pembinaan Haji dan Umrah, Unsur kepolisian kota Tasikmalaya dan para tokoh ulama serta ketua KBIH priangan timur.

Dalam sambutannya KH. Abdul Aziz Affandi menyampaikan bahwa berdirinya perusahaan ini lahir dari sebuah keprihatinan dalam permasalahan haji dan umrah serta kepedulian untuk menjembatani masyarakat terutama kyai yang akan membawa umrah para jemaahnya, dari sanalah maka kami mendirikan PT. ini, paparnya.

Di tempat terpisah pimpinan pondok pesantren Miftahul Huda Manonjaya ini juga menyampaikan, “Urusan umrah ini permasalahannya adalah dalam hal kepercayaan, sementara kepercayaan ini ada di figur kyai atau ustad tersebut, tetapi ketika masuk ke ranah prosesi yang terkait dengan dokumen dan yang lainnya mereka menjadi bagian yang tidak diuntungkan, Santri Niaga menjembatani itu agar para kyai atau ustad  yang membawa jemaah ini lebih berada dipihak yang diuntungkan dan mendapatkan pelayanan yang maksimal,” tambahnya.

Sementara Direktur Utama PT Santri Niaga KH Agni Abdullah Al Asfari berharap agar masyarakat dan para kyai bisa lebih mempercayai perusahaan yang dibangun oleh dan untuk kepentingan ummat ini agar nantinya dapat lebih meminimalisir dan menjawab dari setiap permasalahan jemaah umrah yang kerap terjadi seperti penipuan, para jemaah umroh tidak bisa pulang, sakit, sulit mencari hotel ketika di tempat umroh dan jemaah yang terlantar dan lain sebagainya.

Untuk meminimalisir permasalahan umrah yang sering dialami oleh para jemaah tersebut Kasubdit Pembinaan Umrah M. Arfi Hatim, M.Ag. menyampaikan kepada beritalangitan.com, bahwa dirinya menghimbau kepada masyarakat agar menghindari penyelenggara umrah abal-abal artinya penyelenggara yang tidak memiliki izin operasioanal resmi dari kementerian agama dan ia juga berharap masyarakat juga aktif mengetahui penyelenggara-penyelenggara yang tidak resmi agar terhindar dari upaya-upaya penipuan oleh oknum. (Tim lipsus pengusaha muslim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.