Ulama, Santri, dan Pendekar Gabung Jadi Patroli Ramadan

0
933
Ilustrasi/ILHAM MOGU

SUKABUMI, 2/6 (beritalangitan.com) – Para ulama, santri, pendekar di sejumlah pesantren di Kota Sukabumi, diikutsertakan bergabung menjadi petugas patroli simpati Ramadan. Mereka bergabung dengan personel Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi Kota, Komando Distrik Militer (Makodim) 0607/Sukabumi, Detasemen Polisi Militer, dan sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) keislaman untuk mengantispasi adanya sweeping yang dilakukan pihak tertentu pada saat bulan Puasa.

“Kami sudah melakukan serangkaian pertemuan di Mapolres Sukabumi Kota membentuk patroli simpatik. Patroli beranggotakan gabungan dari seluruh ormas Islam, unsur pemerintahan, aparat kepolisian dan TNI, diharapkan dapat meminimalisasi aksi sweeping yang dilakukan elemen masyarakat tertentu,” kata Pimpinan Pondok Pesantren Dzikir-Al Fath, Fajar Laksana, Selasa 31 Mei 2016.

Selain membentuk petugas gabungan patroli simpatik Ramadan, kata Fajar Laksana, telah disepakati Pemkot Sukabumi akan segera menyebarkan surat edaran ke setiap tempat hiburan malam dan rumah makan. Terutama kepada para para pemilik tempat himburan agar tidak beroperasi selama Ramadan. “Hal itu dilakukan untuk menghargai kekhidmatan umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa. Sedangkan untuk warung-warung nasi, diimbau membuka usahanya mulai pukul 16.00 WIB,” katanya.

Fajar Laksana yang juga salah seorang pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi mengimbau agar tempat-tempat makan harus beroperasi sesuai dengan imbauan yang dikeluarkan dari Pemkot Sukabumi. Petugas patroli simpati akan melakukan serangkaian inspeksi mendadak (sidak) ke tempat rumah makan dan restoran.

Kapolres Sukabumi Kota, Rustam Mansur, tidak hanya melarang aksi sweeping saat Ramadan, tapi personel kepolisian akan terlibat bergabung dengan patroli simpatik Ramadan. Petugas akan patroli secara terjadwal untuk mengimbau agar para pedagang makanan, restoran untuk mematuhi himbauan kepala daerah tidak berjualan pada siang hari. (Frmn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.