Mendeteksi Perang Terbuka di Era Neo-Komunis

0
642

Al-Qur’an yang telah dinistakan dengan mencoret-coret berisikan makian terhadap umat Islam, terutama kepada Habib Rizieq Shihab

Oleh : D. Udas

beritalangitan.com – Komunisme atau Marxisme di Indonesia bukanlah hal baru, sejarah telah mencatat bagaimana faham yang dicetuskan oleh Karl Marx dan Lenin ini telah beberapa kali mengguncangkan negeri ini, baik dengan gerakan – gerakan separatisnya ataupun gerakan kerakyatan yang banyak melahirkan organisasi dikalangan rakyat jelata yang akan digunakan untuk kepentingan politiknya.

Lantas setelah faham ini dilarang dan diberangus pada masa pemerintahan Orde Baru lalu apakah faham ini telah dibasmi tuntas hingga musnah sampai akarnya?

Tentu tidak, bahkan sebaliknya, jika melihat dari tanda-tanda atheisme ini justru sedang bangkit dan malah sudah menguasai sebagian besar kekuasaan di negeri ini. Kita tentu dapat melihat eksodus besar-besaran warga dari negeri sosialis membanjiri Indonesia seolah dibiarkan dan bahkan cenderung diberi jalan, banyak lagi kebijakan pemerintah yang tak sedikitpun memberi ruang kepada rakyatnya untuk bernafas bebas, mulai dari harga-harga pelayanan pemerintah tidak ada yang gratis, seperti kesehatan pendidikan kelangkaan kebutuhan pokok, bahkan lebih parahnya lagi kebijakan tidak ada yang berpihak kepada Islam, penistaan agama sampai kriminalisasi kyai baru saja terjadi didepan mata kita, bukankah ini ciri-ciri komunisme yang dari dulu hingga sekarang caranya seperti itu.

Serentetan peristiwa terjadi di Sukabumi Jawa Barat Indonesia, ini bukanlah barometer untuk melegitimasi bahwa gerakan komunis itu ada, namun jika mencermati dengan seksama dapatlah kiranya ini menunjukan kepada kita betapa secara terbuka mereka terang
– terangan melakukan konfrontasi tanpa ragu-ragu lagi.

18 November 2016 – Melalui akun
medsosnya Yuanta dharma Djohanli alias Yuan Lee bin Dharmawan Djohanli dalam akun facebooknya mengatakan “Kalian kelompok Barbar yang ingin makar terhadap NKRI dan pemerintahan yang sah !!! Kalian ingin perang saudara Kalian Organisasi Bajingan”, ini di tujukan kepada umat Islam dan pernyataannya ini hampir mendapat reaksi yang yang keras dari warga Sukabumi saat itu, beruntung Majelis Ulama Indonesia (MUI) saat itu cepat mengambil langkah-langkah persuasif dan segera mengamankan Yuan Lee hingga akhirnya ia bertaubat dan menyatakan diri masuk Islam.

5 Januari 2017 – MUI memanggil oknum Ketua PGRI Kota Sukabumi yang dalam salah satu media sosialnya mengatakan bahwa “Nabi Muhammad itu Kepo, dan kepo itu adalah salah satu sifat tidak baik karena ingin tahu urusan orang lain”, ia juga mengatakan bahwa Rukun Islam yang pertama itu adalah Sehat kemudian Syahadat yang kedua dan sholat yang ketiga. Lagi-lagi peristiwa ini nyaris mendapat respon keras dari umat Islam saat itu jika MUI tidak segera melakukan langkah antisipatif dengan memanggil yang bersangkutan dan mengklarifikasi ocehannya dimedia sosial tersebut hingga akhirnya yang bersangkutan bersedia mengakui kesalahannya dan meminta maaf.

13 Februari 2017 – Dari seorang warga MUI Kota Sukabumi mendapatkan sebuah Al-Qur’an yang dicampakkan dan telah dinistakan dengan cara mencoret – coret berisikan makian terhadap umat Islam, terutama kepada Habib Rizieq Shihab dan lebih parahnya mengatakan “ayat ayat setan”. Lagi-lagi sebuah tamparan dan sebuah upaya konfrontasi secara terang-terangan terhadap umat Islam yang membuat sejumlah kalangan spontan merespon dengan keras, namun MUI beserta jajarannya segera mengantisipasi hal ini dengan segera membuat langkah konsolidasi dengan berbagai kalangan dan mendesak aparat kepolisian agar segera menangkap dan menindak tegas Penodaan Agama secara terbuka ini.

Bukti apalagi yang kurang bisa menyatakan bahwa perang terhadap Islam telah dilancarkan oleh musuh- musuhnya terutama dari kaum anti Tuhan ini, atau haruskah menunggun korban secara fisik berjatuhan akibat penindasan komunis baru kita akan tersadarkan?.

Mensikapi Hal tersebut Sekertaris MUI Kota Sukabumi Drs. H Muhammad Qusoy M.Pd. mengatakan bahwa pihaknya menyadari betul bahwa Komunisme ini telah menampakkan dirinya dan menyatakan perang terbuka terhadap umat Islam. Kita lihat akhir-akhir ini betapa upaya konfrontasi itu telah ditunjukan secara terang-terangan dengan penghinaan terhadap MUI, FPI, mengatakan dajjal, munculnya faham – faham yang menyeleweng, bahkan penistaan terhadap kitab suci umat Islam pun telah berani dilakukan, ini sebuah pertanda bahwa perang terbuka telah dimulai, perang terbuka ini tidak salah lagi dengan komunis.

Harus kita cermati betul gerakan komunis ini sebab dia bisa saja bersembunyi dibalik agama A-B-C atau mungkin saja mengaku beragama islam tetapi ideloginya jelas adalah komunis, oleh sebab itu saya mengimbau kepada seluruh umat Islam terutama kepada para Ulama bahwa kita mulai saat ini harus hati-hati betul terhadap munculnya berbagai gerakan komunis ini, masyarakat harus juga memahami seperti apa karakteristik dan sifat gerakan komunis ini agar tidak mudah terjebak pada bujuk rayu dan tipu yang dilancarkan oleh mereka.

Senada dengan hal tersebut Ketua Front Pembela Islam Kota Sukabumi Faturrahman mengatakan bahwa yang melakukan penistaan dan penghinaan seperti ini adalah jelas Kafir Harbi, ini wajib kita perangi, kemungkinan yang pertama adalah Komunis, yang kedua adalah kelompok liberal, dan mungkin juga ada gerakan Islam radikal. Jika pelanggarannya secara hukum positif kita akan serahkan kepada aparatur yang berwenang, tetapi jika ada penghinaan yang nyata-nyata seperti penistaan Al-Quran, ini jelas perang terbuka terhadap islam, oleh sebab itu kami juga menghimbau agar semua elemen dari umat ini dapat bersatu dan bersama-sama menyatukan pandangan bahwa umat islam sedang diperangi, dan oleh sebab itu kita harus bekerja dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi berbagai serangan terhadap umat ini.

Salah satunya adalah upaya adu domba dan menciptakan perpecahan dalam tubuh umat Islam, ini yang harus kita jaga, sebab komunis itu akan menghalalkan segala cara untuk dapat merusak umat islam. *

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.