Benarkah makan kangkung bisa bikin ngantuk?

0
727

Beritalangitan.com – Kangkung merupakan sayuran yang dengan mudahnya Anda temukan di Indonesia. Diolah menjadi makanan apapun tetap saja membuat kangkung terasa lezat. Tak hanya lezat, kangkung juga tinggi akan manfaat sehat terutama mampu menurunkan tekanan darah serta menyehatkan sistem pencernaan.

Terlepas dari manfaat sehatnya, sebagian orang berpendapat bahwa makan kangkung akan membuat mereka merasa lemas dan mengantuk setelah mengonsumsinya. Itulah sebabnya kangkung menjadi menu yang dihindari untuk dikonsumsi sebagai menu makanan di siang hari.

Namun benarkah makan kangkung bisa bikin ngantuk dan lemas? Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Nutrifood Research Center mengatakan bahwa belum ada bukti klinis yang mengamini hal ini. “Kangkung memang mengandung mineral kalium dalam jumlah yang banyak yaitu sekitar 175mg dalam satu cangkir kangkung. Dan zat ini mampu mengurangi tekanan darah. Anda menjadi lebih rileks dan tenang setelah mengonsumsinya. Mungkin hal inilah yang kemudian akan membuat Anda mengantuk setelah mengonsumsinya,” jelas penelitian ini.

Selain kemungkinan tersebut, rasa kantuk juga bisa berasal dari nasi yang menyertai menu makanan Anda. “Nasi sangat tinggi akan indeks glikemik atau zat yang mampu menaikkan kadar gula darah. Sehingga tak heran ketika Anda banyak makan nasi maka Anda pun merasa ngantuk dengan mudahnya.”

Jadi, apakah kangkung memang bisa membuat Anda mengantuk? Itu semua bergantung dari kondisi tubuh Anda. Sebab ada orang yang langsung merasa ngantuk setelah makan kangkung, ada pula yang tidak. Selain itu perlu diperhatikan pula jumlah nasi yang Anda konsumsi dan jam berapa Anda memakannya. Sebab sebuah penelitian di bidang kronobiologi menyebutkan bahwa secara alami manusia akan merasa mengantuk di siang hari terutama setelah jam 1 siang. (die)

Sumber : Merdeka.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.