29% Muslim Perancis Tolak Bentuk Negara Sekular

0
521
PARIS, FRANCE – NOVEMBER 20: A French police officer stands guard as Muslim women leave the Great Mosque of Paris (Grande mosquee de Paris) after the Friday prayers on November 20, 2015 in Paris, France. Following the terrorist attacks in Paris last week, which claimed 130 lives and injured hundreds more, the Muslim community of Paris has seen an increase in security as Paris remains on a high security alert. (Photo by Thierry Chesnot/Getty Images).

Beritalangitan.com – Sebuah hasil jajak pendapat yang baru-baru ini dilakukan IFOP Poling Center menyatakan sebanyak 29% Muslim di Perancis menolak bentuk negara sekular yang dianut oleh Perancis.

Dalam hasil jajak pendapat yang diterbitkan di Journal du Dimanche menyatakan sebanyak 20% Muslim dan 28% Muslimah di negara ini mendukung pencabutan peraturan larangan cadar  yang ditetapkan oleh Presiden Perancis Nicolas Sarkozy pada tahun 2011 lalu, seperti dilansir kantor berita Reuters.

Sedangkan untuk penggunaan jilbab, lebih dari 60% Muslim Perancis meminta pemerintah untuk segera membuat peraturan baru yang mengizinkan penggunaan jilbab sekolah-sekolah dan universitas, yang dilarang penggunaanya oleh lembaga-lembaga publik sekuler di Prancis.

Sensus terbaru yang dilakukan pemerintah tahun 2015 memperkirakan sekitar 10% penduduk Perancis memeluk agama Islam dari total jumlah keseluruhan penduduk sebanyak 65 juta orang.

Menganut kebebasan sekular, Perancis bertindak diskriminatif dengan melarang warga Muslim untuk menjalankan ajaran agamanya karena tidak sesuai dengan prinsip kebebasan dan pemisahan antara agama dan pemerintahan. (Jm)

Sumber : Eramulsim

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.