Bangladesh Larang Peace TV Zakir Naik

0
675
Internet.

Beritalangitan.com – Bangladesh memerintahkan Peace TV, sebuah lembaga penyiaran Islam yang sangat populer, untuk berhenti bersiaran di negaranya dan meminta agar sekolah-sekolah melaporkan siswanya yang hilang, lapor AFP.

Tindakan itu diambil setelah muncul kabar bahwa para pelaku serangan mematikan di ibukota Dhaka pekan lalu adalah penggemar dari siaran televisi itu, dan beberapa di antaranya ternyata mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi ternama yang menghilang sejak beberapa bulan silam.

Sebuah komite kabinet Bangladesh memutuskan untuk melarang Peace TV di negara itu, kata Menteri Informasi Hasanul Haq Inu kepada para wartawan hari Ahad (10/7/2016).

Stasiun televisi Peace TV dikelola oleh tokoh Muslim terkemuka asal India, Zakir Naik. Siaran televisi yang sering menampilkan pendiri dan presiden Islamic Research Foundation (IRF) yang berbasis di Mumbai itu diudarakan dari Dubai.

Tiga dari tersangka pelaku serangan dan penyanderaan di sebuah kafe di Dhaka pekan lalu, di mana pelaku membunuh 20 sandera termasuk orang asing, diketahui merupakan pelajar sekolah dan universitas ternama di Bangladesh dan berasal dari keluarga berada.

Seorang pelaku lain dalam serangan teror di bagian utara Bangladesh hari Kamis pekan lalu yang menewaskan sedikitnya tiga orang, juga diidentifikasi sebagai mahasiswa sebuah universitas ternama.

Setelah fakta itu terungkap, Menteri Pendidikan Nurul Islam Nahid mengatakan sekolah-sekolah mulai sekarang harus memberikan laporan tentang siswanya yang tidak hadir selama 10 hari atau lebih.

Polisi mengatakan kedua serangan dilakukan oleh kelompok militan lokal, meskipun banyak suara menyebutkan serangan dilakukan oleh kelompok ISIS.

Asisten Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Nisha Biswal hari Ahad (10/7/2016) terbang dari Washington menuju Dhaka untuk membahas masalah keamanan dengan Menteri Luar Negeri Mahmood Ali.

Dalam pernyataannya, Kedutaan AS di Bangladesh mengatakan pejabat Amerika itu menawarkan keahlian kemampuan pemerintahnya dalam menangani masalah terorisme.

“Kami akan terus memberikan bantuan dalam memerangi ancaman global terorisme yang dihadapi oleh kedua negara,” kata Biswal.*( rswnd)

 Sumber: (Ama Farah, Hidayatullah.com – Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.