Gizi Buruk Meningkat di Kalangan Muslim Rohingya di Rakhine

0
955
Muslim Rohingya.

Beritalangitan.com – Seorang agen Uni Eropa mengatakan jumlah anak-anak penderita gizi buruk semakin meningkat di Myanmar utara negara bagian Rakhine, yang merupakan rumah bagi minoritas Muslim Rohingya.

Koordinator gizi regional Masyarakat Eropa Kantor Kemanusiaan (ECHO) , Roselyn Mullo, mengatakan banjir tahun lalu merupakan pukulan baru bagi wilayah berpenduduk Muslim Rohingya di Myanmar.

“Frekuensi dan keragaman makanan mereka makan semakin turun,” kata Mullo di ibukota Thailand Bangkok, seperti dilansir AFP.

“Mereka telah mengurangi makanan dari tiga kali menjadii hanya satu kali makan sehari, atau mereka hanya makan satu jenis makanan. Beberapa mengandalkan hanya pada beras dan air.”

Banjir yang meluas melanda di Myanmar pada Oktober 2015 memperburuk kerawanan pangan karena menghancurkan tanaman, merusak sawah dan mencemari sumber air.

Di tempat lain dalam sambutannyanya, koordinator daerah Uni Eropa ini mengatakan jumlah anak penderita gizi buruk di bawah usia lima tahun naik drastis menjadi lebih dari 1.500 menyusul terjadinya banjir. Sebanyak 19.200 anak balita mengalami malnutrisi sedang, tambahnya.

Mullo sendiri telah memperingatkan bahwa jumlah penderita kekurangan gizi bahkan bisa lebih tinggi lagi pada tahun 2016 ini. (jm/islampos)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.