Imam Masjid di New York Ditembak Mati Usai Laksanakan Shalat

0
495
Imam Masjid New York ditembak hingga tewas oleh pria bersenjata

New York (beritalangitan.com) – Pria bersenjata menembak mati seorang imam masjid di Queens, New York, Amerika Serikat (AS), Sabtu (13/8/2016). Korban bernama Maulama Akonjee (55), ia ditembak saat keluar dari masjid usai menjalankan ibadah salat. Rekan korban juga terkena tembakan dan mengalami luka.

Polisi mengatakan Akonjee dan rekannya yang berusia 64 tahun ditembak di belakang kepala saat mereka meninggalkan Masjid Jame Al-Furqan, sekitar pukul 14.00.

Pejabat polisi setempat, Henry Sautner mengatakan Akonjee telah meninggal. Sedangkan rekannya dibawa ke rumah sakit dan belakangan juga diberitakan turut meninggal.

Sautner belum bisa memastikan motif serangan terhadap imam masjid itu. Namun, seorang jemaah masjid menyalahkan penembakan tersebut sebagai dampak retorika anti-Muslim dari beberapa tokoh politik AS.

“Penembakan itu bisa menjadi hasil bersih dari politik yang sedang terjadi,” kata Millat Uddin, salah satu jemaah masjid, seperti dikutip CBC, Ahad (14/8).

Kawasan Ozone Park, Queens, lokasi berdirinya Masjid Jame Al-Furqan, didominasi kaum Muslim etnis Bangladesh. Millat Uddin, 57, seorang warga Ozone Park, yang tidak terkait dengan asosiasi imam, mengatakan bahwa kedua korban pembunuhan itu lahir di Bangladesh.

Dia mengaku dekat dengan Akonjee. Menurutnya, Akonjee sosok ayah tujuh anak yang tenang. ”Yang paling penting adalah orang tidak berbahaya telah ditembak mati, terlepas dari apakah ini adalah kejahatan kebencian,” katanya. ”Hati masyarakat kami telah hancur,” ujarnya. (st)

 

Sumber : suara-islam.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.