Mahasiswa AS diusir keluar pesawat ‘karena berbahasa Arab’

0
729
Southwest Airlines mengatakan Khairuldeen Makhzoomi dikeluarkan dari pesawat sebelum tinggal landas.

Seorang mahasiswa Irak di California, Amerika Serikat, mengatakan dia dibawa keluar penerbangan Southwest Airlines karena berbincang-bincang dalam bahasa Arab.

(Beritalangitan.com) – Southwest Airlines mengatakan Khairuldeen Makhzoomi dikeluarkan dari penerbangan tanggal 9 April sebelum tinggal landas.

Makhzoomi mengatakan dia berbicara dengan pamannya di telepon terkait menghadiri pidato Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-Moon.

Pegawai Southwest kemudian mendampinginya keluar pesawat.

“Saya sangat gembira terkait acara itu, jadi saya menelepon paman saya terkait hal ini,” kata Makhzoomi kepada New York Times seperti dikutip dari BBCIndonesia.

Seorang wanita di dalam pesawat menatapnya setelah dia menggunakan frasa “insya Allah” dalam pembicaraan, katanya.

Setelah seorang pegawai Southwest yang berbahasa Arab membawanya keluar pesawat, dia mengatakan “Inilah Islamophobia yang dialami negara ini.”

Makhzoomi yang datang ke AS sebagai pengungsi Irak dan belajar di University of California, Berkeley, kemudian diberitahu tidak boleh kembali ke pesawat. (jm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.