Malaysia Siap Mengirim Tentara ke Palestina

0
101
Menteri Pertahanan Malaysia -Hishammuddin Hussein

Beritalangitan.com-  Buntut dari pernyataan  Trump pada hari Rabu,(6/12/2017) bahwa Amerika serikat (AS) secara resmi mengakui Yerusalem merupakan ibu kota Israel. Yang akhirnya memicu ketegangan bukan saja di palestina tapi di seluruh dunia terutama di negara -negara mayoritas Islam

Untuk itu Pasukan Bersenjata Malaysia (ATM) siap untuk menjalankan tugasnya terhadap masalah yang dihadapi di Yerusalem. Demikian pernyataan Menteri Pertahanan Malaysia Hishammuddin Hussein. Dikutip dari Middle East Monitor, Senin (11/12/2017).

“Kita harus siap menghadapi segala kemungkinan. ATM selalu siap, menunggu instruksi dari pimpinan puncak. Mari kita berdoa agar perselisihan ini tidak menimbulkan kekacauan,” kata Hussein.

Hussein menekankan bahwa putusan Donald Trump mengakui kota Al-Quds sebagai ibukota Israel merupakan “pukulan bagi umat Islam”. Untuk itu, lanjutnya, kami sebagai Negara Muslim selalu siap menghadapi segala kemungkinan untuk membela.

Dia juga menyatakan, mendukung aksi demontrasi di depan Kedutaan Besar AS di Kuala Lumpur. Demo tersebut sebagai bentuk dukungan umat Islam Malaysia terhadap Al-Quds.

Pada bagiannya, Perdana Menteri Datuk Seri Najib menegaskan Malaysia tidak akan berkompromi dengan Amerika Syarikat (AS) mengenai persoalan kedaulatan negara Muslim. Meskipun Kuala Lumpur memiliki hubungan deplomatik dengan Negara raksasa dunia itu.

“Banyak aspek lain kita boleh bekerjasama, tetapi dalam hal ini (pengakuan Al-Quds sebagai ibukota Israel), kita berpegang kepada prinsip bahwa kita menolak perkara itu sama sekali,” tegasnya Sabtu.

Nabji mengatakan bahwa Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Rabu lalu, menghubungi dirinya untuk ikut hadir dalam pertemuan darurat Negara-negara Muslim membahas soal Al-Quds. Pertemuan ini diharapkan bisa memberi pembelaan terhadap tanah suci umat Islam itu.(Sumardi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.