Populasi Muslim Amerika Terus Meningkat

0
683

JAKARTA, 16/3 (Beritalangitan.com) –  Islam adalah agama terbesar ketiga di Amerika Serikat setelah Kristen dan Yahudi. Studi Pew Research pada 2010 menyebutkan, jumlah Muslim di AS, yakni 0,9 persen dari populasi.
Namun, perkiraan baru pada 2016 akan ada 3,3 juta Muslim yang tinggal di Amerika Serikat atau sekitar satu persen dari total penduduk AS.

Edward E Curtis, dalam Muslims in America:  A Short History (2009) menyebutkan, dari 1880- an hingga 1914, ribuan Muslim yang berasal dari wilayah bekas kekuasaan Kesultanan Ottoman dan Mughal berimigrasi ke Amerika Serikat Migrasi tersebut mengakibatkan lonjakan populasi yang drastis pada abad ke-20.

Pertumbuhan jumlah umat Islam di Amerika ini juga didorong dengan tingginya angka kelahiran dari komunitas imigran keturunan Arab dan Asia Selatan. Sekitar 72 persen Muslim Amerika adalah imigran atau generasi kedua.

Muslim Amerika berasal dari berbagai latar belakang etnis dan ras. Ada yang asli kelahiran Am erika ataupun dari negara lainnya. Dilansir dari colostate.edu, Muslim Amerika terdiri atas Afrika- Amerika, Indo-Pakistan, Arab, Afrika, Turki, dan Asia Tenggara. Jumlah terbanyak mereka ter da pat di California, New York, Illinois, New Jersey, Indiana, Michigan, Virginia, Texas, Ohio, dan Maryland.

Dalam The Muslims of Early America, Peter Manseau menyebutkan, Islam pertama kali datang ke Amerika Utara pada 1528 saat seorang budak asal Maroko terdampar di dekat Galveston, Texas.  Sang budak dan empat temannya kemudian melakukan perjalanan ke banyak tempat di Ame rika sebelum mencapai Kota Meksiko. Masuknya Islam ke Amerika tidak lepas dari pedagang, wisatawan dan pelaut.

Adapun Muslim pertama yang berdomisli di Amerika Utara, yakni Anthony Janszoon van Salee. Ia merupakan pemilik lahan dan pedagang campuran Belanda yang menetap di New Belanda atau yang lebih dikenal New york pada abad ke-17 M. (oz/republika.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.