Tentara Budha Myanmar Paksa Warga Muslim untuk Makan di Siang Hari

0
1311
Foto by: rofiqmedia

Beritalangitan.com – Sungguh perbuatan biadab dan tak punya peri kemanusian sedikitpun.Tak ada toleransi di saat umat Islam menjadi minoritas.Tak berlakunya Demokrasi dan toleransi apabila muslim menjadi minoritas di tengah mayoritas kafir.

Sungguh menyedihkan nasib saudara kita muslim di myanmar, yang seharusnya mereka bisa melaksanakan ibadah puasa dengan khusuk dan tenang sebagai pemeluk agama, justru penyiksaan dan kebiadaban yang mereka terima ditengah gemuruh slogan propaganda toleransi dan demokrasi yang di agung-agungkan oleh para kafir di penjuru dunia.

Ternyata toleransi dan demokrasi tak berlaku untuk umat muslim di belahan bumi ini. Apalagi jika sudah menjadi kaum minoritas. Demokrasi ternyata hanyalah standar ganda kafir untuk melemahkan dan tipudaya mereka agar kita umat islam terpecah belah menjadi lemah sehingga mereka dengan mudah bisa menghancurkan kita.

Lihat kelakuan biadab Tentara-tentara kafir myanmar yang memaksa saudara kita muslim Rohingya untuk memakan makanan di saat mereka lagi berpuasa. Apakah ini yang namanya toleransi dan demokrasi itu. Mereka Muslimin Rohingya di bunuh dan di siksa. Mesjid-mesjid serta rumah-rumah mereka di hancurkan dan Al Qur’an di bakar, sehingga mereka terpkasa tak lagi punya tempat tinggal sehingga lari menjadi pengungsi keberbagai penjuru dunia.

Sungguh tak adil dunia ini terhadap mereka para saudara kita muslimin Rohingya. Sementara kita sebagai moyoritas selalu melindungi mereka sebagai minoritas.

Ya Allah berikanlah kekuatan dan lindungilah mereka saudara kami muslimin Rohingya dari kebiadaban kafir laknat umat Budha kafir myanmar. (rofiqmedia) / (Frmn)

 

Sumber : Jurnalmuslim.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.