10 Kisah Termahsyur Assabiqunal Awwalun – bag 3

1
369

Oleh : Abu Rumi

Tulisan sebelumnya…

Insyalloh kita lanjutkan kisah Assabiqunal Awwalun sahabat ke 3. Beliau adalah Utsman bin Affan. Khalifah ketiga sesudah Umar dan juga menantu Nabi, menikah dengan Ruqayyah dan Ummu Kultsum sehingga mendapat gelar Dzunnurain.

“Hai Aisyah, bagaimana mungkin aku tidak merasa malu kepada seseorang yang para malaikat saja merasa malu kepadanya?.” (HR. Muslim)

Tiga hal yang paling membekas dari kisah Khalifah Utsman bin Affan adalah tentang sifatnya yang Pemalu, totalitasnya untuk menginfaqkan hartanya di jalan Allah, kepeduliannya terhadap Umat yang membuatnya menjadi sangat Dermawan dan Jasa besarnya dalam pembukuan Al Qu’ran.

Salah satu dari sekian banyak kelebihan yang bisa kita petik dari Kisah hidup Utsman bin Affan adalah tentang heroiknya beliau dalam meraih Surga dengan Hartanya. Dalam persiapan menghadapi Perang Tabuk, Utsman bin Affan membuktikan betapa dahsyatnya Infaq Sodaqoh yang beliau berikan dijalan Allah. Peperangan yang melibatkan 30.000 kaum Muslim serta perjalanan yang sangat panjang, membutuhkan perbekalan yang tidak sedikit karena jarak yang harus ditempuh oleh Rasulullah dan sahabatnya dari Madinah ke Tabuk mencapai 8-9 hari. Dalam sebuah kisah, Abu Bakar meninfaqkan 4000 Dirham untuk Jalan Allah. Saat yang bersamaan Rasulullah bertanya, “Wahai Abu Bakar apa yang kau tinggalkan untuk Istri dan Anakmu?” Abu Bakar menjawab, “Allah dan Rasulnya.” Kemudian datang Umar bin Khattab dengan membawa setengah dari hartanya. Disusul dengan Sahabat lainnya Abbas bin Abdul Mutholib, Thalhah bin Ubaidilah, dan Abdurahman bin Auf membawa 200 Ukiyah (1 Ukiyah = 119 gr Perak). Datang lagi Sahabat lainnya, Asham bin Abi dengan membawa 90 Wasaq Kurma (1 Wasaq = 60kg) sebagai sedekah. Kemudian datanglah Abu Aqil seseorang yang tidak mempunyai penghasilan dan pekerjaan tetap, beliau dengan niat menginfaqkan rizkinya untuk kepentingan Jihad Fii Sabilillah dengan cara semalam suntuk menimba air untuk mengisi wadah-wadah air yang diambilnya dari sumur yang dibayar dengan 2 Sak Kurma (1 Sak=10 kg), setengah beliau infnaqkan, setengah lagi beliau nafkahi untuk keluarganya.

Setelah semua infaq sahabat dikumpulkan, datanglah Utsman bin Affan dengan mengantongi 1000 Dinar (1 Dinar = 4.25 gr Emas). Rasulullah langsung bersabda untuk Utsman pada saat itu juga, ”Tidak akan ada yang membahayakan Utsman dari apapun yang dia lakukan setelah hari ini.” Rasulullah mengucapkannya sebanyak dua kali. Tak berhenti sampai disitu, Utsman bin Affan langsung pulang ke rumahnya dengan membawa 940 ekor kuda perang yang digenapkan dengan 60 ekor unta perang. Di kuda tersebut sudah dilengkapi dengan baju besi kuda, pelana, perisai pedang untuk para mujahidnya, sebelah kiri kanan ada kantong untuk keperluan perbekalan. Diriwayatkan Hudzaifah Al Yaman, “Utsman kembali pulang ke rumahnya dengan membawa 10.000 Dinar.” Sampai Rasulullah membolak-balikan harta tersebut karena saking tidak percaya dengan jumlahnya yang begitu banyak. Rasulullah bersabda, “Semoga Allah mengampunimu Wahai Utsman, apa yang kau rahasiakan dan apa yang kau tampakkan. Dan apapun yang terjad pada Hari Kiamat tidak akan membahayakanmu.” Kemudian Abdurahman bin Auf berkata, “Aku melihat Rasulullah ketika Utsman datang untuk yang kesekian kalinya dengan membawa 700 Ukiyah Emas.” (1 Ukiyah Emas = 17 gr Emas). Jika kita kalkulasikan berapa total harta yang Utsman bin Affan infaqkan untuk berperang di jalan Allah mencapai ratusan milyar rupiah dan Utsman bin Affan tidak mengharapkan balasan sedikitpun atasnya.

Bersambung…

Sumber :
Channel Youtube Khalid Basalamah Official
Channel Youtube Inspira Studio
Tautan Kisahmuslim.com

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.