Jam Piket Organ

0
757

Oleh: Anna Rosdiana (TNC Babussalam)

Tahukah Anda bahwa organ tubuh manusia, termasuk organ tubuh saya, mempunyai jam piket?. Ternyata, tidak hanya rutinitas kita saja yang mempunyai jam piket, organ tubuh kita pun memiliki jam piket (jam biologis) yang menentukan frekuensi kerja organ-organ tubuh kita.

Dalam satu hari, ada saatnya kita harus makan dan ada saatnya pula kita harus istirhat atau beraktivitas. Piket-piket semacam ini disesuaikan dengan kondisi kerja organ tubuh dalam jam-jam tertentu sebagai petunjuk bagi kita, sehingga kita tidak sembarangan dalam melakukan aktivitas.

“Tak kenal maka tak sayang “ , mungkin pepatah ini tidak asing lagi ditelinga bahkan menjadi suatu yang biasa dalam kehidupan kita sehari – hari .

Demikian halnya juga dengan tubuh kita. Sebagaimana contoh untuk mendapatkan sumber energi yang lebih kuat adalah makan makanan yang mengandung banyak zat besi supaya tidak mudah capek dan lemah semacam tonik yang terkandung didalam hati, madu, daging.

Paru – Paru (bekerja maksimal pada jam 03.00 – 05.00)

Pengaturan udara dan membantu Jantung dalam mengatur fungsinya . Keadaan kulit dan bulu mencerminkan kuat dan lemahnya fungsi paru – paru . Gejala kelainan Paru – Paru adalah : sesak napas , napas berbunyi / bersuara ( gejala asma ) , batuk dan rasa penuh dalam dada , penyakit tenggorokan , kelainan kulit , hidung tersumbat akibat rinitis ( radang selaput hidung ).

Usus Besar (bekerja maksimal pada jam 05.00 – 07.00)

Mengangkut ampas makanan dan minuman dari lambung serta pembuangan ampas ke urine dan vases . Gejala kelainan Usus Besar : wasir , nyeri usus , usus berbunyi disertai rasa mulas dan diare , perut kembung , muka merah , panas , sakit gigi , mulut kering , terasa kaku dan tak bisa bergerak leluasa pada pundak , bahu , lengan , tangan.

Lambung (bekerja maksimal pada jam 07.00 – 09.00)

Sumber tempat lautan dari makanan – minuman , penampungan makanan – minuman yang masuk ke dalam badan,sumber tenaga dari fungsi pengolahan , melewati pengolahan lambung dibentuk Cing ( Sari Makanan ) untuk semua organ , sumber pemeliharaan bagi seluruh organ ; sumber pemeliharaan tubuh setelah lahir . Gejala kelainan Lambung adalah : diabetes , badan kurus walaupun nafsu makan banyak , susah menelan , perut kembung , nyeri lambung , cegukan , ngiler , suka menyendiri , gelap , sunyi , pembengkakan leher , kelainan otot tungkai , kelumpuhan otot – otot tungkai .

Limpa (bekerja maksimal pada jam 09.00 – 11.00)

Fungsi utama adalah pengangkutan Cing ( sari makanan ) yang dihasilkan oleh lambung . Limpa mempengaruhi / memerintah Sie ( darah ) ,  karena itu Limpa memerintah seluruh otot dalam badan dan menentukan kekuatan ke 4 alat gerak . Gejala kelainan Limpa adalah : lidah menjadi kaku , pangkal lidah nyeri , mual , nyeri epigastrik ( ulu hati ) , sering menarik napas dalam , rasa tubuh menjadi berat , diare dengan campuran kotoran yang keras.

Jantung (bekerja maksimal pada jam 11.00 – 13.00)

Jantung adalah pucuk pimpinan yang memimpin organ-organ lainnya , pergerakan dari ke 4 alat gerak dan tulang belulang perubahan – perubahan pada tiap pikiran ( rasio ) dan emosi . Jantung mempengaruhi cara berpikir, perubahan emosi dan keadaan mental . Jantung merupakan kunci dari peredaran Cie Sie ( darah ) dan Mai ( pembuluh darah ) . Gejala kelainan Jantung adalah : nafsu makan menurun , sukar tidur , badan kurus tak bertenaga , kulit layu kering , melankolis , pemurung yang berlebih , mania , gembira yang tak terbendung , nyeri epigastrik ( ulu hati ) , nyeri belikat , nyeri bagian dalam lengan yang disertai dengan rasa haus , kaki tangan dingin .

Usus Kecil (bekerja maksimal pada jam 13.00 – 15.00)

Usus kecil menerima makanan dan minuman dari Lambung dan mengolahnya , lalu memisahkan dari ampas makanan , selanjutnya sari makanan – minuman disalurkan ke salurannya menuju ke Jantung lalu ke Paru – paru dengan pengaruh daya pengakutan Limpa , sedang ampas makanan diteruskan ke Usus Besar , berhubungan erat dengan penyaluran cairan . Gejala kelainan Usus Kecil adalah : melena ( darah dalam tinja ) , hemoroid ( wasir ) , tenggorokan nyeri dan benkak ( tonsilofaringitis ) , pundak dan bahu terasa bagaikan patah , tuli , mata kuning , ngilu , nyeri dan ngilu pada daerah leher bagian luar terus menjalar ke daerah lengan , tangan .

Kandung Kemih (bekerja maksimal pada jam 15.00 – 17.00)

Kandung kemih berfungsi untuk pengaturan cairan . Kandung kemih menerima hasil pengolahan dari Lambung dan Usus Kecil yang membentuk cairan , lalu mengatur pengeluarannya / pembuangannya dengan urinisasi / berkemih . Gejala kelainan Kandung Kemih adalah : tidak bisa berkemih , berkemih hanya sedikit , menetes ,  punggung yang tidak dapat membungkuk , mata bagaikan terlepas , leher bagaikan tercabut , punggung bagaikan patah .

Ginjal (bekerja maksimal pada jam 17.00 – 19.00)

Ginjal berhubungan dengan kegiatan kerja dan kepandaian / kecerdasan , organ yang rajin bekerja , tugas yang berat , energi sejati , menentukan semangat , merupakan organ penyimpanan dan pengaturan Cing ( sari makanan ) dan sistem reproduksi , menguasai tulang , membentuk sumsum dan mempunyai hubungan dengan otak ( merupakan lautan sumsum tulang ), sumber pemeliharaan janin dalam kandungan . Gejala kelainan Ginjal adalah : mudah marah , mudah lupa , semangat tak menentu , tidak cekatan , kaki tangan dingin , bengkak ( edema ) , pinggang tak dapat diluruskan , lumbago , pergerakan alat gerak tidak dapat dikontrol , lemah dan tidak bertenaga , asites ( cairan dalam perut ) , hidrotorak, lapar tak ada nafsu makan, penglihatan kabur / silau , mudah merasa takut , sukar buang air besar dan kecil .

Perikardium (bekerja  maksimal pada jam 19.00 – 21.00)

Perikardium berfungsi sebagai benteng pertahanan / pelindung dari Jantung dan melakukan pekerjaan Jantung ( wakil ) . Gejala kelainan Perikardium umumnya sama dengan penyakit Jantung , rasa panas pada telapak tangan , bahu-siku kejang dan nyeri pada dada , sesak dada , gelisah penuh kuatir , muka merah serta timbul tertawa yang tak menentu terus menerus .

San Ciao ( Triple Enegizer ) (bekerja maksimal pada jam 21.00 – 23.00)

San Ciao adalah sebuah organ hipotetis. Ia tak berbentuk tetapi ada. Letaknya di dalam dari kulit otot, di luar organ Cang Fu ; merupakan kantung besar yang melindungi dalam terhadap luar ; memberikan Qi untuk semua organ Fu dalam mengembangkan fungsinya ; mulai dari rongga dada terus ke bawah ke rongga pinggul ; menembus diafragma. Gejala : hampir semua kelainan ada hubugannya dengan San Ciao karena meliputi seluruh organ yang ada, contohnya : perut kembung, nyeri iga, lidah kering, mulut haus, tenggorakan tersumbat, muntah dengan rasa asam, nyeri dada dan punggung, sesak dan batuk, diare, tuli,tampak tolol, tak bersemangat, kaku pada pundak, dll.

Kandung Empedu (bekerja maksimal pada jam 23.00 – 01.00)

Kandung Empedu berfungsi memberi keputusan atas pertimbangan – pertimbangan dan pemikiran-pemikiran dari organ Hati . Gejala kelainan Kandung Empedu adalah : insomia , ketakutan , rasa kuatir , ragu – ragu bertindak , pahit di mulut , sering membuang ludah , sakit kepala , sakit tenggorokan , nyeri sudut mata , pembengkakan dibawah iga , banyak keluar keringat , dan merasa dingin , baal dan nyeri bagian dada , iga , bokong , tungkai bawah bagian lateral , sampai ke kaki bagian lateral .

Hati (bekerja maksimal pada jam 01.00 – 03.00)

Hati berfungsi adalah sebagai penyimpang Sie (darah ) , serta pengaturan jumlah darah , memberikan perlindungan terhadap serangan luar , baik terhadap serangan luar ataupun rangsangan mental , mudah terserang oleh penyakit angin . Hati merupakan tuan daripada Tendon , sehingga mempengaruhi pergerakan dari ke 4  alat gerak dan memegang peranan dalam alat kelamin ( penis ) . Gejala kelainan Hati adalah : Impotensi , leukorea ( koitus ) , hernia , enuresis , diskontinensia urinae , retensio urinae , penciutan skrotum dan gejala gatal – gatal pada genita.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.