Hindari! Buruk Sangka dan Menggunjing

0
1239
Ilustrasi Buruk Sangka (Internet)

(Beritalangitan.com)“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka. Sesungguhnya sebagian dari prasangka itu adalah dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.” (Q.S. Al-Hujurat [49]: 12).

Nabi SAW pernah di tanya tentang ghibah jawabnya :

“Engkau menuturkan hal-hal yang di benci oleh saudara atau kawanmu, ini jika hal yang dituturkan itu sesuai fakta (kenyataan) disebut dengan ghibah, dan kalau saja hal yang dituturkan itu bertolak belakang dengan kenyataan, tidak sesuai fakta berarti engkau telah berbuat bohong/fitnah “.

Dari Abu Hurairah ra. Nabi SAW Bersabda :

“Siapa menggunjing atau ghibah 1 kali sepanjang hidupnya, maka Allah menimpakan  siksa kepadanya  yaitu :

  1. Menjauh dari kasih sayang Allah
  2. Terlepas nyawa dengan badan ketika mati terasa amat pedih
  3. Menjadi hampir terjerumus ke neraka
  4. Menjauh dari sorga
  5. Merasakan beratnya siksa kubur
  6. Kehilangan amal baiknya akibat terhapus oleh dosa dari ghibah
  7. Jiwa nabi terasa sakit akibat ghibahnya
  8. Allah SWT murka kepadanya
  9. Menipislah amal baiknya kelak di hari Kiamat saat menghadapi timbangan
  10. Malaikat enggan berkawan dengannya

Dari Anas bin Malik, Nabi SAW bersabda :

“Siapa menggunjing saudara sesama muslim, maka qubul/jalan air kencingnya diputar ke duburnya kelak di hari kiamat”

Aisyah Radiyallahu ‘anha berkata, “Aku pernah berkata kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, “Cukuplah bagimu dari Shofiah itu (salah seorang istri beliau) begini dan begitu (kekurangannya).” Sebagian perawi hadits berkata yaitu pendek orangnya, maka beliau bersabda, “Sungguh engkau telah mengucapkan satu kalimat yang seandainya dicampur dengan air lautan niscaya akan mencampurinya.” (maksudnya membuat air laut tersebut berubah rasa atau warnanya karena buruk dan busuknya ucapan tersebut). (HR. Abu Dawud dan at-Tirmidzi

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Ketika dimi’rajkan Saya melewati satu kaum yang memiliki kuku-kuku dari tembaga, mereka mencakar-cakar wajah-wajah dan dada-dada mereka dengan kuku-kuku tersebut, lalu aku berkata, “Siapakah mereka itu wahai Jibril?” Ia berkata, “Mereka adalah orang-orang yang memakan daging-daging manusia (berbuat ghibah) dan mencemarkan kehormatan manusia.“(HR. Abu Dawud dan Ahmad, hadits hasan).

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya, ia tidak boleh mengkhianatinya, tidak boleh mendustainya dan membiarkannya tidak ditolong. Setiap Muslim bagi Muslim lainnya adalah haram kehormatan, harta dan darahnya. Taqwa itu disini,. Cukuplah sebagai keburukan (dosa) bagi seseorang jika ia meremehkan saudaranya yang Muslim.” (HR. at-Tirmidzi).  (Cg)

Sumber: mutiara islam

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.