Membayar Pinjaman Ali

0
465

Dalam kisah lainnya pada Kitab Mawa’izh al-Ushfuriyyah, Syekh Muhammad bin Abu Bakar Al-Ushfuri menulis kisah tentang Allah ‘membayar pinjaman’ pada Ali RA.

Alkisah, istri Ali bin Abi Thalib, Fatimah az-Zahra, putri Rasulullah SAW, sedang memintal bulu-bulu domba untuk ditenun. Beberapa saat kemudian, Ali datang dari rumah baginda Rasulullah.

”Adakah makanan yang bisa saya makan, wahai wanita mulia?” tanya Ali pada Fatimah.

”Demi Allah, aku tak memiliki apa-apa. Hanya ada uang enam dirham yang sebenarnya akan aku belikan makanan untuk Hasan dan Husain.”

”Ya sudah, mana uang itu? Biar aku yang membelikannya,” kata Ali lagi.

Begitu Fatimah memberikan uang, Ali langsung ngacir ke luar rumah untuk membeli makanan. Di tengah perjalanan, Ali bertemu dengan seorang pengemis. ”Ya tuan, kasihanilah kami, semoga Allah membalas kebaikan tuan,” rintih pengemis itu.

Karena iba dan niat tulus untuk menolong, Ali memberikan seluruh uang yang dipegangnya. Lalu, Ali pulang dengan tangan hampa. Ketika Fatimah tahu suaminya tidak membawa pulang makanan, ia menangis.

”Mengapa engkau pulang tanpa membawa apa-apa?” tanya Fatimah sambil tersedu-sedu.

Ali menjawab, ”Wahai wanita mulia, aku telah memberikan uang itu kepada pengemis.”

Ali kemudian bermaksud keluar untuk menemui Rasulullah. Tapi, tiba-tiba, ada orang menuntun unta. ”Ya, Abu Hasan–panggilan lain Ali–belilah unta ini,” jelas orang tersebut.

”Saya tidak punya uang,” jawab Ali.

”Tenang saja, uangnya bisa belakangan,” kata orang tersebut.

Ketika Ali bertanya harga unta tersebut, orang itu pun memberi tahu harga unta sebesar 100 dirham. Dan, Ali pun menyanggupinya.

Selang beberapa langkah, ada orang lain yang menemui Ali. Lalu, menawar unta yang barus saja dibelinya itu. ”Berapa kau jual unta itu?”

”300 dirham,” jawab Ali.

”Baiklah, saya membelinya,” kata orang itu langsung membawa unta tersebut.

Ali melanjutkan perjalanan menemui Rasulullah di masjid. Ia bercerita kepada Nabi tentang peristiwa yang baru saja dialami. Kemudian, Nabi bersabda, ”Berbahagialah engkau, Ali. Engkau telah meminjamkan uangmu kepada Allah. Kemudian, Allah telah memberikan uang lebih sehingga tiap satu dirham menjadi 50 dirham.” [republika]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.