Nusantara Bebas Riba, Akan Menyelenggarakan Kajian fiqih Muamalah “RIBA Zaman Now”

0
1074

beritalangitan.com  –  Fenomena Riba, bunga, diskon, “jasa”, atau apapun namanya tampaknya telah demikian mendarah daging, menyusup di celah-celah aktivitas ekonomi umat.

Hampir tak ada kalangan usaha yang tidak berhubungan dengan lembaga keuangan berbasis riba, yang dalam hal ini adalah bank, lembaga pembiayaan, perusahaan asuransi, dan lainnya.

Di luar itu, masyarakat juga dihadapkan pada rentenir, tengkulak, pengijon, hingga bank plecit. Tak heran jika muncul anggapan, tak ada ekonomi tanpa “bank” dan tidak ada “bank” tanpa riba.
Padahal, dalam lingkup yang paling kecil saja, riba terbukti hanya menyisakan derita bagi mereka yang terjerat hutang berikut bunganya.

Sementara secara makro, sistem ekonomi berbasis bunga juga telah “berhasil” meluluhlantakkan sendi-sendi perekonomian di sejumlah negara, di saat badai krisis moneter menerpa.

Oleh karena itu, pesatnya pertumbuhan lembaga keuangan berbasis syariah, layak untuk disikapi  positif.

Fenomena ini, yang oleh sebagian kalangan dianggap menandakan kebangkitan ekonomi Islam, setidaknya merupakan babak awal yang menggembirakan. Tentunya, sepanjang mekanisme yang berlaku sesuai dengan tuntunan Islam.

Karena sebagai agama yang mengedepankan keilmiahan (baca: dalil), tetap saja semua ini mesti ditelaah secara kritis agar kita tidak terjebak dalam sikap latah sehingga hanya asal menempelkan label “syariah”.

Makanya, kajian kali ini akan mengupas apa dan bagaimana riba itu. Kami berharap, kajian ini, meski sifatnya global, setidaknya bisa menjadi referensi bagi umat untuk lebih berhati-hati dalam berhubungan dengan lembaga ataupun transaksi ribawi.

Sudah semestinya umat Islam harus lebih percaya diri dengan syariatnya sendiri. Terlebih kini, para ahli ekonomi Barat justru mulai melirik Islam untuk kemudian mengkaji sistem ekonominya.

Semoga Kajian fiqih Muamalah yang bertemakan “RIBA Zaman Now” yang di persembahkan oleh Nusantara Bebas Riba ini dapat di suguhkan kepada anda sebagai wujud tanggung jawab kami untuk menyampaikan atau mendakwahkan Islam yang benar seperti saat dibawa Rasululllah.

Namun tentunya, semua itu tak lepas dari kesalahan atau kekhilafan kami sebagai manusia yang jauh dari sempurna. Pembaca, selamat menyimak!

Kamu pasti penasaran kan bagaimana kajian selanjut nya …. cerita lebih lengkapnya Brader fillah bisa merapat yuk ke kajian ini, kita cari ilmu bareng temen² kita yg udah kaya saudara sendiri

😊. Ahad 1 April 2018
Pukul 08.00 – Selesai
@ Masjid Raya Baiturrahim
(Jalur Lingkar Baros, Kota Sukabumi)
Bersama : Ustadz Ammi Nur Baits
(Pengasuh YUFID.TV, dan Dewan konsultasisyariah.com)
More info WA :
Ikhwan : 0856 59246250
Akhwat : 0857 5925 7787
Donasi : 0823 1111 1389
Donasi dapat di salurkan ke norek :
Bank BNI SYARIAH
Norek : 0583697969
Atas Nama : Rina Andriana

“Ngerinya riba, Riba itu ngeRIBAnget”

Jangan lupa, ajak teman & keluarganya ya..
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

Artinya: “Barangsiapa yang menunjukkan kepada sebuah kebaikan maka baginya seperti pahala pelakunya.” [HR. Muslim]

Ref:@ndriansyah

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.