“Fasilitator Nikah Tanpa Pacaran” Mahasiswa ITB

2
1837

Beritalangitan.com – Komunitas Fasilitator Nikah Tanpa Pacaran (FNTP) Adalah Komunitas yang membantu dan memfasilitasi para calon untuk menemukan jodoh mereka. Yang keputusan ya atau tidaknya diserahkan kepada masing-masing calon.

Ada beberapa aturan yang diterapkan komunitas ini dalam pencarian jodoh , di antaranya ialah calon harus serius dan tidak main-main, calon boleh menolak apabila tidak sesuai terhadap kriteria yang diajukan, jika kedua belah pihak sepakat maka akan dipertemukan dan didampingi oleh tim pencari jodoh.

Tim Fasilitator tidak bertanggung jawab atas setiap keputusan yang telah calon pilih. Tidak ada paksaan atau tekanan dari tim maupun pihak manapun. Keputusan mengenai proses sepenuhnya berada ditangan peserta.

Nurul Setia Pratiwi salah satu anggota (FNTP) mengatakan “Kami hanya sekumpulan manusia dengan misi yang sama, yaitu membantu dan memfasilitasi pemuda pemudi yang siap menikah untuk segera menyempurnakan setengah agama. Tentu dengan melalui proses yang sebaik-baiknya dan meminimalisir khalwat sebelum pernikahan” ucapnya, seperti yang dilansir www.mahasiswanews.com.

Dengan kata lain, kami bukan fasilitator untuk pacaran atau perkenalan tidak jelas. Kami hanya komunitas yang berupaya berkontribusi untuk perbaikan ummat. Kami tidak berkaitan dengan institusi atau lembaga resmi manapun.

Nurul menambahkan bahwasannya tim akan berupaya meluangkan waktu, pikiran, dan jiwa mereka untuk memproses data-data yang masuk. Hanya untuk saudara/i yang benar-benar telah siap menikah, memiliki niat yang benar, dan mau diarahkan untuk melalui proses yang baik, sesuai dengan syariat Islam.

Ketidakseriusan atau ketidaksiapan pendaftar yang terlacak oleh tim, akan diblacklist pada proses selanjutnya.

“Syarat penting untuk mengikuti proses ini adalah persiapkan diri sendiri, untuk menuju langkah yang sakral dalam kehidupan manusia. Hal ini bukan untuk orang-orang yang belum move on dari mantan, bukan untuk coba-coba, dan bukan untuk cari pacar”. tegas Nurul.

Selama proses berlangsung, disarankan tidak pacaran atau melakukan hal-hal yang dimurkai Allah. Perbanyaklah mendekatkan diri kepada Allah, agar Dia menunjukkan jodoh terbaik. Istikharah dan berdoalah, agar keputusan yang saudara/i ambil merupakan keputusan yang benar, hingga tidak ada penyesalan di kemudian hari.

Masalah yang timbul akibat keputusan peserta, Tim FNTP tidak akan bertanggung jawab. Tim hanya fasilitator untuk mempertemukan dan menjadi penghubung para peserta yang sedang sama-sama mencari jodoh dengan cara yang baik.

Keputusan jadi atau tidak, diserahkan pada masing-masing individu. Selama proses berlangsung, tim akan berusaha untuk mengarahkan peserta agar dapat mengetahui dan memahami lebih lanjut mengenai pra-nikah dan pernikahan yang sesuai dengan ajaran agama Islam

Seperti diketahui komunitas ini mengenalkan diri lewat media sosial melalui pesan berantai, baik itu Facebook, WhatsApp, ataupun BBM, di dalamnya tertulis, bagi yang berminat mencari pasangan halal bisa mengirimkan biodata yang diantaranya data pribadi, kriteria calon yang dicari, hobi dan sebagainya. Informasi itu lalu dikirimkan melalui seorang perantara di komunitas tersebut.

Hari Rabu (27/1) pesan tersebut menjadi viral sehingga kuatopun sudah penuh. Nurul berharap pesan FNTP ini tidak lagi disebarkan.

“Maaf ya, kami mohon didoakan agar bisa memperbaiki sistemnya sehingga program ini bisa dilanjutkan dan meluaskan kebermanfaatannya,” tuturnya.

Nurul menambahkan jika sang calon serius dan berniat baik, bisa membaca keterangan dan syarat pada halaman Facebook komunitasnya yang terbuka untuk siapa saja.

“Tolong ingatkan yang lain ya, agar tidak menyebarkan lagi pesan berantai atas nama FNTP ITB,” tutupnya. (jm)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.