LKM BOMPAI “Kampus Islam Cetak Kader yang Siap Terjun di Masyarakat”

0
1240
Ketua BOMPAI Priyo Puji Laksono. (Fhoto : Jm/Beritalangitan)

Bandung, Beritalangitan.com – Badan Operasional Mentoring Pendidikan Agama Islam (BOMPAI) merupakan Lembaga Kerja Mahasiswa (LKM) yang bertujuan pada pengajaran membaca dan menulis Al-Qur’an, setiap mahasiswa baru yang masuk ke Universitas Islam Bandung (UNISBA) semua akan di mentoring oleh BOMPAI dengan pengurus sebanyak delapan puluh orang.

Ditemui beritalangitan.com, ketua BOMPAI Priyo Puji Laksono mengatakan, “Saya harap LKM BOMPAI ini dekat, bersahabat, dan bermanfaat khususnya bagi mahasiswa-mahasiswi Universitas Islam Bandung umumnya bagi masyarakat sekitar, karena tidak sedikit orang yang tahu Islam dan BOMPAI ini wadah bagi orang-orang yang ingin berbuat baik, jadi yang mau berbuat baik kami undang masuk ke BOMPAI.”

IMG_2770
Tim Beritalangitan.com disambut dengan baik. (Fhoto : Jm/Beritalangitan)

LKM BOMPAI UNISBA didirikan langsung oleh Rektor UNISBA Ahmad Tirto Sudiarto pada tahun 2001, dengan jumlah kepengurusan pada periode 2016 ini sekitar 80 orang, sedangkan setiap tahunnya anggota baru yang masuk mencapai 300 orang. Kegiatan mentoring mahasiswa baru ini hanya berjalan selama tiga bulan saja, namun jika ada mahasiswa yang ingin tetap melanjutkan maka akan masuk dalam kategori mentoring lanjutan.

Jargon LKM BOMPAI yaitu “Tak Kenal Lelah Karena Amanah”, dilatarbelakangi oleh beberapa faktor, pertama faktor intern yaitu adanya semangat dari mahasiswa untuk menyemarakan gerakan keislaman di kampus sekaligus menetralisir gerakan-gerakan keislaman yang bersifat radikalisme, kedua faktor ekstern yaitu gerakan tiga poros antara Bandung, Bogor dan Jakarta yang melahirkan semangat Islamisasi ilmu pengetahuan dan teknologi

Dalam seminggu BOMPAI mengadakan tiga kali kegiatan, seperti Liqo (Kholaqoh) ini merupakan kegiatan skala kecil yang hanya dihadiri pengurus, Kedua Kajian umum ini merupakan penyampaian materi agama Islam untuk umum, Ketiga pengetahuan bahasa ini merupakan kegiatan pengajaran yang bersifat pengetahuan umum, contohnya belajar bahasa Inggris, Jepang, dan lainnya.

Selain kegiatan indoor ada juga kegiatan outdoor diantaranya seperti Rihlah, Outbond, dan Olahraga. Hal ini dilakukan agar mahasiswa baru yang masuk kedalam LKM BOMPAI tidak merasa jenuh, karena banyak mahasiswa mengatakan kegiatan BOMPAI itu hanya ngaji dan ngaji saja, ruang lingkupnya hanya didalam masjid.

Priyo juga berharap kedepannya mahasiswa dapat mengerti baca tulis Al-Qur’an, dapat mengaplikasikan ilmu-ilmu Islam kedalam kehidupannya sehari-hari, “Contohnya dalam segi berpakaian, berakhlak, berbicara secara Islami. Kampus Islam harus Islami,” tegas Priyo yang juga merupakan mahasiswa UNISBA semester lima jurusan Pertambangan ini.

Selaku ketua terpilih Priyo mempunyai ide kreatif untuk meramaikan kembali LKM BOMPAI, diantaranya mengaktifkan media sosial (medsos), Desain ini merupakan pelatihan tata cara mendesain, mengadakan kembali mentoring lanjutan, dapat berkomunikasi dengan masyarakat sekitar seperti baksos, membuat desa binaan, dan lainnya, tidak hanya itu saja Priyo pun aktif di Keorganisasian tempat tinggalnya sekarang seperti Karang Taruna dan Remaja Masjid.

“Pokoknya pengurus yang masih menjabat dan alumni BOMPAI harus dapat mengimplementasikan ilmunya kembali kepada masyarakat,” tutup Priyo. (Jm/St/Beritalangitan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.