China Janji Lindungi Kegiatan Umat Islam Selama Ramadhan

0
990
Hal ini terjadi karena pihak berwenang China menuduh ada kelompok radikal yang menginginkan kemerdekaan dari Beijing.

Beritalangitan.com – Pemerintah China dikabarkan telah menyatakan bahwa pihaknya tidak akan mengganggu puasa dan kegiatan keagamaan. Terutama di wilayah tradisional Muslim Xinjiang selama bulan suci Ramadhan yang dimulai bulan ini, pejabat China mengatakan pada Kamis (2/6/2016).

Restoran akan diizinkan untuk menutup jam buka mereka saat siang hari dan kegiatan resmi di masjid-masjid serta rumah-rumah pribadi akan dilindungi secara hukum, kata para pejabat saat konferensi pers kebijakan keagamaan di Xinjiang, Alarabiya melaporkan.

Xinjiang adalah rumah bagi kelompok minoritas Muslim Uighur China yang secara budaya, agama, dan bahasa yang berbeda dari mayoritas China. Muslim Xinjiang telah mengalami berbagai gelombang kekerasan terhadap warga sipil dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini terjadi karena pihak berwenang China menuduh ada kelompok radikal yang menginginkan kemerdekaan dari Beijing.

China mempertahankan pembatasan ketat terhadap ibadah umat Islam di daerah, sebagian untuk mempertahankan kontrol pemerintah dan membendung pengaruh Islam radikal.

Namun, kelompok hak asasi manusia dan Uighur di pengasingan mengatakan pembatasan pakaian, doa dan puasa selama bulan Ramadhan telah memperburuk ketegangan etnis, sementara upaya pemerintah untuk mengasimilasi Uighur telah memicu kebencian. Presiden Xi Jinping baru-baru ini menyatakan bahwa anggota Partai Komunis yang berkuasa harus memberlakukan aturan ketat pada partisipasi dalam agama oleh siswa, guru, pegawai negeri dan lain-lain. (ah/jm)

Sumber : Islampos

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.