Ikadi Buka Lahan Seratus Hektar Kelapa Sawit untuk Kebutuhan Hidup Para Dai

0
692
Perkebuan Kelapa Sawit. (www.budidayapetani.com)

Beritalangitan.com – Dai merupakan ujung tombak dalam berjalannya roda dakwah Islam. Agar para dai fokus berdakwah, maka kebutuhan hidup dai tersebut harus terpenuhi.

Mengingat pentingnya hal ini, Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) memiliki program dai mandiri. “Program ini agar dai mandiri dalam bidang ekonomi. Sehingga mereka tidak pusing lagi memikirkan kebutuhan hidup rumah tangga, mereka fokus dakwah,” ujar Abdul Jabbar Majid, Ketua Bidang Pendidikan PP Ikadi, sebagaimana dilansir Voa-islam, Jalan Bambu Apus Raya 62, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (21/6/2016) sore.

Saat ini, jelas Abdul Jabbar, Ikadi tengah mengelola 100 hektar kelapa sawit di Riau. Diharapkan dari hasil penjualan kelapa sawit ini bisa menutupi kebutuhan para dai.

“Ini tahun kedua kita kelola kelapa sawit. Mudah-mudahan tahun keempat sudah bisa berbuah. 100 hektar itu untuk kebutuhan 50 dai. Jadi satu orang dai mengelola dua hektar kelapa sawit,” jelas Abdul Jabbar.

Menurut perhitungan, jika kelapa sawit ini berbuah kemudian dijual, maka setiap bulan setiap dai mendapat penghasilan bersih 3 juta rupiah.

“Diperkirakan setiap dai dari dua hektar yang ia kelola setiap bulan mendapat penghasilan bersih 3 juta rupiah. Kedepan, kami rencananya mau membuka lahan kelapa sawit di tempat-tempat lainnya,” kata Abdul Jabbar. (jm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.