ISLAM Adalah Jalan Menuju Keselamatan.

Oleh : Siska Amaliyah

0
55

Setiap manusia menginginkan keselamatan, Tidak ada yang menginginkan hidupnya celaka.

Pada dasarnya semua ingin selamat dan diselamatkan, baik selamat di dunia maupun selamat di akhirat.

Entah ada berapa agama yang ada di dunia saat ini, namun apakah semua diterima di sisi Sang Pencipta langit dan bumi beserta isinya? Ternyata tidak, hanya agama Islam lah satu-satunya yang diterima. Sebuah agama yang terjaga kemurniannya. Sebuah agama yang tidak mungkin ada padanya perubahan. Tidak mungkin ada yang mampu merubah isi dan kandungannya.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

وَمَن يَبۡتَغِ غَيۡرَ ٱلۡإِسۡلَٰمِ دِينٗا فَلَن يُقۡبَلَ مِنۡهُ وَهُوَ فِي ٱلۡأٓخِرَةِ مِنَ ٱلۡخَٰسِرِينَ

“Dan barang siapa memilih agama selain Islam, maka tidak akan diterima. Dia di akhirat kelak termasuk orang yang merugi.” (Ali Imran: 85)

Hal ini karena:

إِنَّ ٱلدِّينَ عِندَ ٱللَّهِ ٱلۡإِسۡلَٰمُۗ

“Sesungguhnya agama di sisi Allah hanyalah Islam.” (Ali Imran: 19)

Sangat merugi seorang yang mengetahui kebenaran yang nyata namun mengambil spekulasi, dengan memilih agama selain agama Islam. Karena urusanya bukan hanya berhenti dengan datangnya kematian, namun akan berlanjut kepada alam setelahnya yakni alam akhirat yang semua agama mengakui adanya.

Hidup ini memang pilihan,  namun ketahuilah, kesalahan kita dalam memilih agama mengkibatkan kecelakan abadi dan Islam lah satu-satunya jalan keselamatan.

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang juga diakui oleh agama Yahudi dan Nasrani sebagai nabi terakhir pernah mengirim surat kepada Hiraklius Raja Romawi (yang beragama Nasrani) ketika itu.

Di antara isi suratnya,

أَسْلِمْ تَسْلَمْ

“Masuk Islamlah, niscaya dirimu akan selamat!” (HR. al-Bukhari)

Perkataan demikian juga pernah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ucapkan kepada Adi bin Hatim radhiallahu ‘anhu (Seorang sahabat nabi yang awalnya beragama Nasrani). Ini menunjukkan bahwa agama Islam adalah satu-satunya jalan keselamatan.

Allah SWT berfirman :
“Celakalah bagi setiap pengumpat dan pencela, Yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya”

Siapa lagi yang akan celaka menurut Allah? yaitu; dia (manusia) mengira bahwa hartanya akan mengekalkannya” ada kalangan manusia yang berfikir dia akan kekal hidup di dunia dan akan kekal di dalamnya, justru mereka itu adalah orang-orang yang celaka.

Jika ingin kita selamat, maka mulailah hidup di dunia untuk kepentingan akhirat, yang kelak akan membuat kita selamat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.