KAMMI Wilayah Denpasar Komisariat Dewata, “Siap Gencarkan Dakwah”

0
939
Dedi Setiadi Iskandar, ketua bidang kaderisasi.

Denpasar, 26/04 (beritalangitan.com)  – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) adalah sebuah organisasi mahasiswa muslim yang lahir di era reformasi tepatnya tanggal 29 Maret 1998 di Malang. Anggotanya tersebar di hampir seluruh PTN/PTS di Indonesia. Saat ini, kader KAMMI sudah mampu menjadi pemimpin kampus menjadi Ketua BEM yang sudah tersebar hampir di 300 kampus.

Saat ini organisasi ini sudah  memiliku 17 KAMMI Wilayah, 72 KAMMI Daerah, serta 500 komisariat di seluruh provinsi di Indonesia dan 3 kepengurusan  KAMMI Luar Negeri.

Salah satu anggota KAMMI yang ditemui beritalangitan.com adalah Dedi Setiadi Iskandar (24), ketua  bidang kaderisasi di wilayah Denpasar komisariat dewata.
“saat ini anggota KAMMI provinsi Bali sekitar seratus orang yang terbagi dalam dua wilayah yaitu Denpasar dan Badung”. Ungkap Dedi ketika ditemui dimushola baitul mu’minin jalan Tukad Pakerisan no. 2 selepas solat isya.
Di komisariatnya yaitu komisariat dewata wilayah Denpasar.

Lebih dari dua puluh lima orang aktivis yang siap untuk berdakwah menyebarkan nilai – nilai islam agar dinul islam itu menjadi agama yang teraplikasikan dalam kehidupan nyata setiap detiknya karena dinul islam itu adalah agama yang diridhoi oleh Allah Subhanahu wa ta’ala sebagaimana tertera dalam al-qur’an surat  Al-Imron ayat 19

“Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya”.

Maka dari itu, dimulai dari anggota kammi harus menjadi manusia yang selalu mengaplikasikan nilai – nilai islam seperti tidak putus solat sunah, zikir, tilawah qur’an, dan amalan sunah lainnya.

Maka dari, “untuk menjadi anggota kami itu harus melewati seleksi yang selektif mungkin yaitu mulai dari tahapan daurah marhalah 1, daurah marhalah 2, daurah marhalah 3  agar nantinya siap menjadi pemimpin bangsa yang berkarakter islam” tandas pria asal kelahiran Lombok ini. (Fth/Ra).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.