Keluhan Bukan Wujud Syukur

0
557

Beritalangitan.com – Apa yang kita cari di dalam hidup ini.???

Kita hidup di gunung merindukan pantai.
Kita hidup di pantai merindukan gunung
Kalau kemarau kita tanya kapan hujan ?
Di musim hujan kita tanya kapan kemarau ?
Diam di rumah pengennya pergi,
Setelah pergi pengennya pulang ke rumah….
Waktu tenang cari keramaian
Waktu ramai cari ketenangan
Sudah berkeluarga, mengeluh belum punya anak, Setelah punya anak mengeluh biaya hidup dan pendidikan.

Memang manusia itu “keluh kesah”.

Sungguh, manusia diciptakan bersifat suka mengeluh. Apabila dia ditimpa kesusahan dia berkeluh kesah. Dan apabila mendapat kebaikan (harta) dia jadi kikir.” (QS.Al Ma’arij (70):19-21)

Ternyata SESUATU tampak indah karena belum kita miliki, sesudah dimiliki, ingin yg lainnya lagi.
Kapankah kebahagiaan akan didapatkan kalau kita hanya memikirkan apa yang belum ada, tapi mengabaikan apa yang sudah dimiliki.

Tidak mungkin sehelai daun kecil dapat menutupi luasnya bumi ini, menutup telapak tangan saja tidak. Tetapi ketika ditutupkan ke mata, maka tertutuplah luasnya alam semesta ini.

Demikian gambaran “KUFUR NI’MAT”, “Allah telah memberi kamu apa saja yang kamu minta, jika kamu hitung ni’mat Allah, sungguh tidak akan dapat menghitungnya, sungguh manusia sangat aniaya dan sangat kufur ni’ mat” QS.14:34.

Begitu juga bila hati ditutupi pikiran buruk sekecil apapun maka kita akan melihat keburukan dimana-mana dan  Bumi inipun akan tampak buruk.

Jangan menutup mata kita, walaupun hanya dengan daun yang kecil, jangan menutupi hati kita, dengan sebuah pikiran buruk, walau cuma seujung kuku.

SYUKURI apa yang sudah kita miliki, sebagai modal untuk me~MULIAKAN~Nya, dengan selalu ruku’ -sujud , jangan sekali- kali sombong berani meninggalkan shalat 5 waktu, selagi masih menghela nafas.

Karena hidup adalah:
WAKTU yang dipinjamkan & Harta adalah: ANUGERAH yang dipercayakan”

Siapa syukur, manfaatnya kembali kepada dirinya QS, 31:12, ni’matnya ditambah Allah QS.14:7, dibebaskan dari ‘adzabNya QS.4:147. (St)

 

Umay M Dja’far Shiddieq

(fauziya/muslimahzone.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.