Memuliakan Hari yang Mulia

0
1374
Ustadz Kemal Faisal Ferik.

Oleh: Ust. Kemal Faisal Ferik (Pengasuh Majlis Komunitas Cinta Ilahi)

Beritalangitan.com – Allah SWT telah memuliakan kepada kita dalam satu tahun dengan satu bulan yaitu bulan Ramadhan. Oleh sebab itu bulan Ramadhan disebut juga dengan sebutan penghulunya bulan. Disamping Allah memberi satu bulan mulia di antara 12 bulan yang ada, sebagai bukti kasih sayangnya  Allah juga memberi satu hari yang mulia di antara hari-hari lainnya yaitu hari jum’at. Oleh karenanya hari jumat disebut dengan penghulunya hari (sayyidul ayyam). Rasululah SAW telah menegaskan hal tersebut dengan sabdanya,

إِنَّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ سَيِّدُ الْأَيَّامِ وَأَعْظَمُهَا عِنْدَ اللَّهِ

“Hari jumat itu adalah sayyidul ayyam (semulia mulianya hari) dan paling agung di sisi Allah“. HR Ibnu Majah. Hadits ini dinilai hasan oleh Al bani dalam shohih at targhib dan shohih sunan Ibnu Majah. Demikian juga Bushoiri menilai hadits ini sanadnya hasan.

Sayangnya, diantara kita masih banyak yang sering menyia-nyiakannya. Kita sering memperlakukan hari jumat dan ibadah sholat jumat dengan sikap yang biasa padahal Allah telah mengistimewakannya supaya kita bisa menuai panen pahala dari hari yang mulia ini.

Lalu bagaimanakah seharusnya kita bersikap dalam memuliakan hari jumat dan ibadah sholat jumat agar kita dapat panen pahala dari keistimewaan hari jumat ini?

Para ulama telah menuntun kita untuk memenuhi adab-adab pada hari jumat ini supaya kita termasuk orang yang beruntung. Di antara adab-adabnya adalah sebagai berikut

Menyambut hari jumat dengan memperanyak dzikir dan doa

Hari jumat bagi para ulama sholeh terdahulu adalah hari yang sangat dinanti nantikan. Mereka menyambutnya dengan penuh suka cita. Ketika tiba hari kamis, setelah sholat ashar  mereka sudah mulai mensibukan diri  dengan aneka ibadah muroqobah (pendekatan kepada Allah). Mereka memperbanyak tasbih, berdoa dan memohon ampunan kepada Allah (Ihya Ulumudin Juz 1 hal 180)

Para ulama salafus sholeh, mereka biasa menghidupkan malam jumatnya dengan membaca quran dan memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Berhias agar berpenampilan yang baik

Menurut Imam Al Ghozali Berhias di sini mencakup tiga hal. Hal  Pertama, berpakaian yang bagus. Di hari jumat, kita disunnahkan untuk menggunakan pakaian yang paling bagus. Arti bagus di sini bisa yang paling baru ataupun yang paling kelihatan baik. Menurut Syeikh Nawawi Al Bantani, disunnahkan menggunakan gamis dengan warna putih atau hijau. Hal ini berdasarkan hadits bahwa pakaian yang paling disukai adalah gamis dan warna yang paling disukai oleh Rasululah SAW berdasarkan hadits shohih riwayat abu dawud adalah warna hijau. Hal Kedua, adalah kebersihan. Pada hari jumat, disunnahkan kita berangkat ke mesjid dengan tubuh yang bersih dan pakaian yang bersih. Hal ketiga adalah wangi. Sangat dianjurkan bagi setiap muslim untuk menjaga keharuman tubuhnya terutama pada hari jumat.

 Imam syafii berkata  :

من نظف ثوبه قل همه ومن طاب ريحه زاد عقله

“Barang siapa yang bersih pakaiannya maka akan sedikit kesusahannya dan barang siapa yang harum wanginya maka akan bertambah kecerdasannya (daya pahamnya). (Shifatu sofwah karya Ibnu Jauzi  juz 2 hal 145)

Disunnahkan pula kita memakai imamah manakala menghadiri sholat jumat.

Berpagi-pagi berangkat menuju mesjid

Salah satu yang disunnahkan di hari jumat adalah tidak melambat-lambatkan diri untuk pergi menuju mesjid agar mendapatkan barisan duduk paling awal. Sebaik-baik tempat duduk adalah yang paling dekat dengan Imam. Rasululah SAW bersabda “Barang siapa yang mandi dan berangkat berpagi-pagi (lebih awal) kemudian mendekat kepada Imam dan mendengarkan khutbah dengan baik maka itu akan menjadi penghapus kasalahannya selama dua jumat lebih 3 hari. HR. Al Hakim dan beliau menshohihkannya.

Memperbanyak doa setelah selesai melaksanakan jumat

Jangan sia-siakan saat selesai melaksanakan sholat jumat dengan langsung keluar begitu saja.  Luangkanlah waktu sejenak untuk berdoa agar setiap usaha kita dalam mencari rejeki dimudahkan.  Setidaknya berdoalah dengan doa berikut : “Allohumma yaa ghoniyyu yaa hamidu yaa mubdiu yaa mu’idu yaa rohimu yaa wadud aghnini bihalalika an haromik wa bifadhlika ‘amman siwaka“.  Para ulama mengatakan bahwa barang siapa mendawamkan doa ini maka Allah SWT akan selalu mencukupkan rejekinya.

Mari kita sambut hari jumat sebagai hari yang mulya dengan sikap yang terbaik !

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.