Rahasia Sukses Saung Ikan Bakar Abah

0
408

beritalangitan.com – Bagi Masyarakat yang sering melintasi Cianjur nama Saung Ikan Bakar Abah, mungkin sudah tidak asing lagi. Dengan Ciri khas bangunan bambu, rasa khas sunda, sensasi makan di desa dan banyak cabang.

Kisah dibalik awal mula berdiri Saung Ikan Bakar Abah ini sangat menarik dan ispiratif, dengan latar sebuah keluarga sederhana yang berjuang dari titik nol, menuju kesuksesan yang diharapkan.

Berawal dari kakak beradik yang berjuang dengan kondisi segala keterbatasan, yaitu Kang Idris sebagai kakak dan Kang Dudi sebagai adiknya. 

Awal cerita di tahun 2005 diusia 18 tahun kang Dudi memulai berdagang es kelapa muda dengan mengontrak tempat di desa Sindanglaja, Sukaluyu, seharga 700.000/tahun, saat itu Kang Idris sedang bekerja di Seraton Arab Saudi dengan tujuan untuk mencari modal usaha, yang menarik sebelumnya pernah menjadi tukang ojek perahu di wilayah jangari, kemudian beralih profesi menjadi ojek motor.

Setelah satu tahun bekerja di luar negeri kang Idris ditawari oleh kang Dudi untuk membeli tanah yang akan dijadikan tempat usaha dengan konsep membangun sebuah rumah makan dengan konsep berbahan dasar bambu yang di ikat dan di susun dengan ijuk. 

Tahun 2006, rencana besar tersebut terealisasi untuk membuat konsep rumah bambu sebagai tempat usaha yang kemudian di bangun langsung oleh kakak beradik ini, jadi dalam tahap pembangunan setiap rumah makan ini merekalah yang turun tangan dalam membangun dan dibantu keluarga besarnya.

“Pesan dari Abah, kalau sudah berjalan usaha ini, jangan lupa mengajak keluarga,” kata kang Idrismenirukan ucapan Ayahnya.

Tahun 2014 kang Dudi diajak oleh sang kakak untuk bekerja kembali ke luar negeri dengan maksud untuk menambah pengalaman dan modal pengembangan bisnis kulinernya.

“Selama di luar negeri saya banyak belajar, bagaimana cara memasak, belajar bahasa dan berbaur dengan teman kerja di arab,” kata kang Dudi.

Setelah dua tahun kang Dudi memutuskan untuk pulang kembali ke indonesia dan berencana untuk mengembangkan usahanya di tanah air membangun bisnis besar Saung Ikan BakarAbah. 

“Konsep dari Saung Ikan Bakar Abah adalah kekeluargaan, sehingga diantara karyawan dan owner tidak ada sekat jenjang sosial yang membedakan antara bawahan dan atasan, kita anggap sama semua,” tutur Kang Dudi.

Dengan totalitas usaha, kang Idris dan kang Dudi dapat membangun sebuah keluarga besar Abah untuk terus mengembangkan usaha dibidang kuliner ini, “jangan lupa meminta do’a nya orang tua,” tutup mereka. (tri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.