Angkatan Muda Muhammadiyah: Ahok Hina Islam, Pancasila dan Kebhinekaan

0
643

JAKARTA, Beritalangitan.com – Angkatan Muda Muhammadiyah yang tergabung dalam Organisasi Otonom Muhammadiyah tingkat pusat, yakni Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah dan Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah melaporkan secara resmi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok ke Polda Metro Jaya pada Jumat 07 Oktober 2016, dengan tuduhan Penistaan Agama Islam dan menebar kebencian.

Ahok ditengarai telah melecehkan ayat suci Al Qur’an sebagai kitab suci Ummat Islam dengan kalimat “dibohongi pake surat Al Maidah ayat 51”, pada acara pertemuan Gubernur DKI Jakarta dengan warga Pulau Seribu yang di publikasikan pada tanggal 28 September 2016 oleh akun channel Youtube Pemprov DKI Jakarta http:/www.youtube.com/watch?v=Eka3WM3zsDA.

Apa yang dilakukan Ahok terang merupakan bentuk penghinaan dan penistaan bagi agama Islam. Dengan pernyataan ini Ahok telah menghina Pancasila sebagai dasar negara yang menghargai keberagaman dan kebhinekaan. Siapapun orangnya dan apa pun agamanya wajib menjunjung tinggi kebhinekaan yang sudah menjadi kesepakatan bersama untuk keutuhan NKRI tercinta ini. Tiada tempat bagi tindakan “penistaan agama” di republik ini.

Angkatan Muda Muhammadiyah melaporkan Ahok dengan dugaan telah melanggar sejumlah Undang-Undang. Diantaranya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yakni, Pasal 156A, Undang- Undang No. 1/PNPS/1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama  (UU 1/PNPS/1965) Pasal 1. Kemudian juga melanggar Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)UU ITE Pasal 28 ayat (2).

Kami berharap Polda Metro Jaya segera memproses Ahok sebagai terlapor sesuai dengan peraturan perundang-undngan yang berlaku. Jika Ahok tak segera diproses hukum, kami mengkhawatirkan akan ada reaksi dari ummat Islam yang lebih besar dan diluar control. Lebih berbahaya lagi isu SARA yang dimulai oleh tindakan Ahok ini berpotensi merusak kerukunan dan keberagaman yang sudah berjalan harmonis selama ini. [Rwnd]

 

 

Sumber : Islampos

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.