3 Bulan Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali Modalnya Hanya 3 Kaus dan 2 Celana

0
1865
Penyandang ODHA itu berjalan kaki dari Jakarta hingga akhirnya kini sudah sampai di Bali, Jumat (4/3/2016)

DENPASAR, 5/3 (beritalangitan.com) – Hanya bermodal tiga kaus dan celana dua biji, Widiyanto (33) pria asal Nganjuk Jawa Timur melangkahkan kakinya dari Jakarta dan tiba di Pulau Bali selama hampir tiga bulan terakhir ini.

Suka duka pun dialaminya dalam sepanjang perjalanan.

Dari mulai harus ditandu hingga mendapat cerita adanya diskriminasi di satu kota yang ia kunjungi.

Dalam penuturannya, wajah Widiyanto cukup sumringah.

Keringatnya cukup mengucur deras ketika sampai di Lapangan Lumintang, sembari tersenyum, dia mengaku bahwa modal tiga kaos dan dua celana pendek membuat tekadnya bulat untuk mengkampanyekan anti diskriminasi dan pencegahan terhadap HIV/Aids.

“Hanya modal tiga kaos dan dua celanan saja,” ucapnya, Jumat (4/3/2016).

Akan tetapi, dalam sepanjang perjalanannya, paling tidak ada satu atau dua kaos yang diberikan padanya.

Bahkan, hampir sekitar 500 pcs kaos yang didapatkannya dari teman-teman yang mengiringinya.

“Malah saya dapat lebih dari 500an kaos. Padahal modal cuma tiga kaos dan dua celana,” ujarnya sembari terseyum.

Pria yang akrab disapa‎ Gareng itu tiba di Denpasar, Bali sekitar pukul 14.00 Wita.

Dirinya disambut oleh rekan-rekannya dari Bali Peduli dan rekan PMI Denpasar Bali.

Dengan wajah berseri dengan keringat yang masih mengucur deras, Widiyanto menyatakan kegembiraannya sudah datang diBali.

Pria yang mengenakan topi loreng dengan kampanye berupa sapnduk kecil di tasnya mengenai HIV/Aids menyatakan, ‎tujuannya ialah kecenderungan masyarakat yang semakin hari, semakin diskriminatif terhadap pengidap HIV.

“‎Dan setiap tahunnya, HIV semakin meningkat. Karena itu, saya melakukan hal ini,” jelasnya.

Gareng mengaku, jalan kaki ini juga sebagai upaya untuk ‎memberikan motivasi pasa penderita HIV, sehingga mereka bisa survive dan bisa berkarya lagi.

Tidak kemudian, malahan memperburuk keadaan dengan murung dan tidak melakukan hal apapun.

“Ini saya tujukan (jalan kaki keliling Indonesia) ‎adalah untuk mengubah mindset masyarakat yang salah selama ini,” tegasnya.

‎Pria yang diketahui positif sejak 2011 lalu itu memulai perjalanannya sejak 7 November 2015 lalu.

Namun, Gareng tidak mengetahui tepatnya sudah berapa kota yang ia kunjungi.

Hanya saja, hingga saat ini suda enam provinsi yang ia jajaki.

“Selain itu nanti akan ke Makassar Kendari, Manokwari, dan kembali ke Sulawesi, ke Kalimantan, Sumatera hingga kembali lagi ke Jakarta,” tukasnya. (ft)

Sumber : tribunnews.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.