Ahok Minta Perda Serang Larang Jualan di Bulan Puasa Dicabut

0
691
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menunjuk ke awak media saat dikonfrimasi soal dana barter dengan pengembang reklamasi di Teluk Jakarta, Kamis (19/5/2016). (wartakota.tribunnews.com)

Palmerah, Beritalangitan.com – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyarankan Peraturan Daerah yang mengatur soal pelarangan rumah makan dibuka selama bulan puasa dicabut.

Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2010 tentang Pencegahan, Pemberantasan, dan Penanggulangan Penyakit Masyarakat yang dibuat Pemerintah Kota Serang seharusnya dicabut.

“Tanya Menteri Dalam Negeri, cabut perdanya,” ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, lansir Tribunnews, Senin (13/6/2016).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan menggelar razia rumah makan, seperti di Serang. Ahok mengatakan tidak semua umat muslim berpuasa. Semisal perempuan muslim yang datang bulan.

“Emangnya semua orang muslim puasa? Perempuan kalau lagi datang bulan puasa tidak? Lalu, tidak bisa cari makanan?” kata mantan Bupati Belitung Timur tersebut.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Serang melalui Satuan Polisi Pamong Praja merazia warung makan yang buka selama bulan puasa.

Tepatnya pada Jumat (10/6/2016), seorang ibu pemilik warung makanan di Serang, Banten, terlihat menangis tersedu karena makanan yang dijualnya disita Satpol PP.

Razia dilakukan petugas untuk menegakan surat edaran tentang kegiatan yang dilarang pada bulan ramadan.

Dalam surat edaran tersebut tertuang Perda nomor 2 tahun 2010 tentang pencegahan, pemberantasan, dan penanggulangan penyakit masyarakat yang di antaranya, melarang warung makan, restoran dan tempat hiburan malam di Kota Serang buka selama bulan suci ramadan.

Untuk warung makan dan restoran hanya diperbolehkan buka pada pukul 5 sore hingga pukul 5 pagi. (ah)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.