Besok, Aliansi Ormas Gelar Apel Akbar “Tolak PKI”, Long March dari Istiqlal Menuju Istana

0
1184
Apel Siaga Nasional tersebut merupakan puncak dari kegiatan Simposium “Mengamankan Pancasila dan Ancaman Kebangkitan PKI dan Ideologi lain

Beritalangitan.com – Besok, ba’da Jum’at (3/6), aliansi dari berbagai ormas akan menggelar Apel Siaga Nasional menolak Kebangkitan PKI, dengan titik kumpul di Masjid Istiqlal, Jakarta, dilanjutkan Long March menuju Istana Negara untuk menyampaikan rekomendasi simposium kepada Presiden RI Joko Widodo.

Para ulama, pimpinan dari berbagai ormas dan masyarakat akan menyampaikan orasinya terkait bahaya ideologi Marxisme-Leninisme/ Komunisme dan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Apel Siaga Nasional tersebut merupakan puncak dari kegiatan Simposium “Mengamankan Pancasila dan Ancaman Kebangkitan PKI dan Ideologi lain” yang diselenggarakan selama dua hari (1-2 Juni 2016) di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Sejumlah ulama, pimpinan ormas Islam, kepemudaan dan organisasi Purnawirawan TNI-Polri hadir dalam Simposium Nasional yang diselenggarakan oleh Gerakan Bela Negara.

Ketua Panitia Pelaksana Letjen TNI Purn. Kiki Syahnakri dalam siaran persnya mengatakan, simposium nasional ini dilatar belakangi oleh kegelisahan anak bangsa atas ancaman keutuhan NKRI dan komunisme.

Ada beberapa agenda simposium yang diadakan selama dua hari ini. Hari pertama, Rabu (1/6) dibuka oleh Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu (Menteri Pertahanan RI). Juga hadir Jenderal TNI (Purn) Try Soetrisno yang bertindak sebagai Keynote Speaker. Selanjutnya, pengantan symposium disampaikan oleh Wantimpres KH. Hasyim Muzadi.

Simposium di hari pertama terbagai dalam dua sesi: Sesi I membahas “Partai Komunis Indonesia dari Aspek Ideologi” dengan narasumber: Letjen TNI (Purn) Sayidiman Soerjohadiprojo, Habib Rizieq Shihab, Lc, Prof. Dr. Sri Edi Swasono.
Adapun Sesi II membahas “Partai Komunis Indonesia dari Aspek Sejarah” dengan pembicara: Letjen TNI (Purn) Sintong Panjaitan, Prof. Dr. Ahmad Mansur Suryanegara, Prof. Dr. Aminudin Kasdi.

Pada hari Kamis (2/6), dilanjutkan dengan sesi “Ideologi Komunias dalam Perspektif Agama” dengan menghadirkan narasumber, Prof. Yunahar Ilyas (Muhammadiyah), Dr. Marsudi Suhud (Nahdlatul Ulama), Ir. Dewa Putu Sukardi (Hindu), Ignatius Suharyo (KWI).

Sesi kedua, memaparkan “Komunisme, Marxisme, Leninisme dalam Perspektif Konstitusi NKRI”, dengan narasumber: Fadli Zon, Brigjen TNI (Purn) Dr. Saafroedin Bahar, dan Letjen TNI (Purn) Achmad Rustandi, SH. Simposium ditutup oleh Jenderal TNI (Purn) Widjojo Soejono.

Melalui simposium ini menghasilkan rekomendasi menyeluruh dan adil bagi pemerintah untuk menghadap musuh Pancasila, khususnya bahaya laten komunis. (jm)

Sumber : Islampos

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.