City Tracking ala R2C “Ajarkan Kebersamaan”

0
843
R2C menggelar kegiatan "City Tracking"

Bali, 22/2 beritalangitan.com – Menelisik lebih dalam tentang komunitas Riyadhoh dan Rihlah Club (R2C) Bali ternyata cukup inspiratif, minggu (21/2) kemarin, komunitas muslim Bali ini menggelar kegiatan yang dinamai “City Tracking” yakni sebuah acara yang bertujuan memupuk rasa kebersamaan antar anggota R2C berupa kegiatan jalan santai menyusuri daerah perkotaan serta menjenguk salah satu anggotanya yang sedang sakit.

Selain sebagai olahraga dan memupuk rasa kebersamaan, menjenguk kawan juga menjadi agenda yang tak kalah  penting bagi komunitas ini, karena menurut H. Eki selaku ketua R2C “menjenguk orang yang sakit adalah kewajiban setiap muslim, terutama orang yang memiliki hubungan dekat. Serta salah satu akhlak yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW, sebagaimana tertuang dalam salah satu hadist Nabi yang artinya
“apabila seseorang menjenguk saudaranya yang muslim (yang sedang sakit) maka (seakan – akan) dia berjalan sambil memetik buah – buahan surga sehingga dia duduk, apabila sudah duduk maka diturunkan kepadanya rahmat dengan deras. Apabila menjenguknya dipagi hari maka 70.000 malaikat mendo’akannya agar mendapat rahmat hingga waktu sore tiba. Apabila menjenguknya disore hari, maka 70.000 malaikat mendo’akannya agar diberi rahmat hingga waktu pagi tiba”. (HR. At Tirmidzi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad dengan sanad shahih ).

Seusai jalan santai dan menjenguk kegiatan dilanjutkan dengan menyantap makanan dikedai “Kuali”  yang beralamat di Jl. Buana raya no 47x (depan SPBU) Denpasar, yaitu milik salah satu anggota R2C Yudi Setiadji (32) yang baru dua minggu berjalan.

Anggota R2C di kedai Kuali
Anggota R2C di kedai Kuali

Kunjungan anggota R2C di kedai “Kuali” milik Yudhi dan istri ini juga adalah salah satu agenda yg dianggap tak kalah penting dalam rangka memupuk rasa kebersamaan. Sesama anggota R2C perlu adanya dukungan satu dengan lainnya, baik dalam hal sosial maupun dalam berbisnis, seperti disini “kita menyantap makanan disini karena itu merupakan sebuah etika untuk saling menguntungkan” ujar H. Eki.

Yudi Setiadji dan Devi Kirana (istri) pemilik kedai Kuali
Yudi Setiadji dan Devi Kirana (istri) pemilik kedai Kuali

Menurut Yudhi selaku pemilik kedai ini, makanan favorit di kedainya yaitu chicken cordon blue dan masih banyak lagi seperti nasi goreng seafood, club sandwich, mie goreng seafood, capcay seafood dan lain sebagainya, selain itu juga aneka minuman seperti minuman Jus, ice lychee tea, Lyche on lemonade (LOL). Dan di kedai Kuali juga bisa menerima pesanan minimal order sepuluh box serta menerima parasmanan.

Dengan dibukanya kedai ini, menambah daftar tempat kuliner di bali yang bisa dijadikan pilihan bagi wisatawan muslim atau non muslim sebagai tempat makan yang inshaallah terjamin halal dan baik, karena Bali merupakan salah satu daerah yang dijadikan destinasi wisata baik oleh wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara dengan beragam ideologi.

“Saya ucapkan terimakasih kepada bapak – bapak R2C yang telah berkenan hadir ke “Kedai Kuali” semoga menu yang disajikan sesuai dengan selera bapak – bapak dan diharapkan bisa datang lagi untuk mencicipi menu yang lainnya, pungkas Devi Kirana (26) selaku istri Yudhi kepada wartawan beritalangitan.com

(ft/oz/ra)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.