Deklarasi Rumah Amanah Rakyat, Djoko Santoso : Silahkan Keras Tapi Jangan Memaki-maki

0
494
Rumah Amanat Rakyat. (konfrontasi.com)

Beritalangitan.com – Mantan Menkopolhukam, Laksamana Tedjo Edhy Purdjianto mengatakan bahwa saat ini banyak yang telah menyimpang dari Pancasila. Tidak hanya itu, penyimpangan tersebut juga terjadi pada UU.

“Ingat, bahwa saat ini banyak yang telah menyimpang dari Pancasila dan juga UU. Untuk itu harus kembalikan hal itu kepada khittahnya. Dan kita wajib pula memperjuangkan kepentingan rakyat di atas segalanya,” katanya, Rabu (24/08/2016), di Jakarta saat hadir pada deklarasi Rumah Amanah Rakyat, lansir voa-islam.

Sebagai salah satu dari banyaknya tokoh, ia juga mengapresiasi tempat tersebut yang baru saja kemarin dideklarasikan. Dari gerakan ini ia berharap bahwa akan muncul salah satu calon pemimpin yang bijak dan beradab.

“Banyak pula tokoh yang mendukung gerakan ini. Saya berharap gerakan ini bukanlah gerakan anarki. Tapi gerakan yang betul-betul gerakan untuk rakyat. Dari situlah kita berharap lahirkan pemimpin yang tidak menyukai penggusuran di mana-mana,” katanya.

Dari tempat tersebut pula, sama halnya dengan Mantan Panglima TNI (Purn) Djoko Santoso ia berharap bahwa gerakan tersebut dapat menggurita hingga ke RT/RW di Jakarta.

“Rumah ini akan membawa maslahat. Rumah ini akan berkembang ke RT/RW. Allah akan restui itu. Dan jika ingin utarakan kebenaran dan aspirasi, dipersilahkan. Silahkan pula keras tapi jangan memaki-maki,” tutupnya harap. (jm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.