Dibawah Kepemimpinan Ahok, Aset DKI Kian Terancam Dinikmati Pihak Lain

0
764
Muchtar Effendi Harahap. (megapolitanpos.com)

Jakarta, Beritalangitan.com – Muchtar Effendi Harahap dari NSEAS (Network for South East Asian Studies) mengatakan bahwa Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjhaja Purnama atau Ahok ternyata gagal urus pengelolaan dan perlindungan asset Pemprov DKI. Kualitas pengelolaan dan perlindungan aset Pemprov pun dinilainya “rendah”.

“Banyak aset beralih tangan ke pihak swasta. Pemprov DKI acap kali mengalami kekalahan  pada persidangan untuk masalah perolehan aset,” katanya, lansir voa-islam.

Persoalan ini menurutnya tidak kunjung selesai, saat diduga aset Pemprov dinikmati pihak tertentu.

“Permasalahan aset di Ibukota seakan tidak ada habisnya. Banyak asset tercatat sebagai milik DKI tetapi digunakan  atau dikuasai  pihak lain.”

Muchtar, lanjutnya, BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) Jakarta memastikan saat ini Pemprov DKI memiliki aset berupa tanah, gedung dan benda bergerak senilai Rp. 4.000 triliun. “Dari jumlah tersebut, tercatat nilai asset status bermasalah Rp. 30 triliun.”

Aset bermasalah dimaksud mayoritas berupa lahan berstatus “digugat”, dimanfaatkan atau secara sengaja diambil oleh oknum tertentu.

Ahok sendiri hanya bisa menyalahkan pihak lain. Tuding BPKAD terlibat kasus lahan DKI. Bahkan mengeluarkan ancaman akan memecat para Walikota tidak memiliki nyali untuk menjalankan perintahnya.” (rswnd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.