Tiga Ribuan Anak Masuk Jaringan Gay, Wapres Tegaskan Tak Perlu Khawatir

0
682
Wakil Presiden Republik Indonesia, HM. Jusuf Kalla

Jakarta, 23/2 (beritalangitan.com) – Ribuan anak diduga telah terjaring dalam kelompok berorientasi seksual menyimpang gay. Temuan tersebut didapati dari media sosial dan grup percakapan. Demikian dikatakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

“Data di Kementerian kami belum ada, tetapi yang saya dapat dari media sosial dan grup percakapan itu ada 3.000-an anak-anak yang sekarang masuk jaringan gay ini,” kata Menteri PPA Yohana Yembise, dilansir Antara, Kamis (18/2).

Namun menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla, penyimpangan orientasi seks warga merupakan urusan pribadi masing-masing warga negara dan tidak perlu dikhawatirkan sepanjang kelompok tersebut tidak melakukan kampanye kepada orang lain untuk bergabung.

“Negara dalam hal itu tidak perlu mencampuri urusan internal orang, selama itu urusan pribadi. Yang dilarang itu kalau ada ajakan hey kalian-kalian, mari semua sama-sama (menjadi) lesbian dan gay, itu salah,” ujar Kalla.

Kalla juga menegaskan penyimpangan orientasi seks warga tidak perlu diatur oleh Pemerintah melalui pembentukan undang-undang.

Sementara menurut Menteri Yohana, angka temuan tersebut justru perlu mendapat perhatian khusus dari Pemerintah, khususnya Kementerian PPA. Oleh sebab itu pihaknya akan menggelar rapat koordinasi untuk mengatasi hal itu.

“Itu merupakan hal emergensi yang perlu ditangani secepatnya, khusus untuk anak-anak yang terjaring ini. Oleh karena itu pekan depan kami, bersama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan duduk bersama membicarakan hal ini,” ujarnya. (St)

Sumber : suara-islam.com

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.