JK Minta MUI dan Menag Kunjungi Pesantren Radikal

0
715
Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan sambutan saat menghadiri peringatan maulid nabi di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (24/12/2015). (VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi)

Beritalangitan.com, 3/2 – Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK) menanggapi temuan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang mencatat terdapat 19 pondok pesantren (ponpes) yang diindikasi melakukan kegiatan radikalisme.

“Pemerintah berusaha tidak terjadi radikalisme. Kalau memang ada terbukti ponpes radikal, ponpes itu harus didatangi oleh katakanlah Majelis Ulama Indonesia (MUI), Menteri Agama, berikan yang sejuk,” kata JK di kantornya, Jakarta, Rabu, 3 Februari 2016.

Menurutnya, kegiatan radikalisasi ini harus dilihat bentuk dan cara ponpes itu memberikan pengajaran. “Saya tahu betul waktu di Makassar tidak ada seperti itu,” kata JK.

Sebelumnya, BNPT menemukan 19 ponpes yang diindikasi melakukan kegiatan radikalisme. Ponpes tersebut diantaranya ada di Lampung, Serang, Jakarta, Ciamis, Cilacap, Magetan, Lamongan, Cilacap, Solo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Makassar, hingga Poso.

Meski dinilai ada kegiatan radikalisme, ternyata indikasi kegiatan tersebut masih mengalami pro kontra apakah masuk dalam kategori radikalisme. BNPT menegaskan, catatan ini selanjutnya menjadi peringatan bagi pihak berwenang terkait perizinan ponpes. (as/mus/viva.co.id)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.