Jurnalis Muslim Harus Patuhi Kode Etik

0
792
Mahladi mengungkapkan, sedikitnya ada delapan kode etik yang harus dipegang seorang jurnalis, khususnya anggota JITU kala menjalankan tugas.

Beritalangitan.com, 30/5 – Dewan Syuro Jurnalis Muslim Bersatu (JITU) Mahladi Murni mengingatkan kembali mengenai pentingnya seorang jurnalis mematuhi kode etik profesi.

Hal itu ia sampaikan kala memberi materi dalam Dauroh JITU ke-2 di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/5/2016).

Mahladi mengungkapkan, sedikitnya ada delapan kode etik yang harus dipegang seorang jurnalis, khususnya anggota JITU kala menjalankan tugas.

Pertama, landasan aktifitas dan pendefisian jurnalistik bagi anggota JITU adalah Al Qur’an, hadis dan ijma ulama.

Kedua, wartawan JITU harus bekerja secara profesional sesuai kaidah profesi kejurnalistikan selagi tidak bertentangan dengan Al Qur’an dan sunnah seperti kaidah off the record, cover both side, dan sebagainya.

Selanjutnya wartawan JITU dilarang menerima uang atau bingkisan dari narasumber baik langsung atau tidak langsung yang mempengaruhi hasil tulisannya.

Wartawan JITU juga tidak dibenarkan mempublikasikan berita bohong, kabar viral yang belum jelas dan berita tidak terklarifikasi.

“Sekilas memang tidak mungkin namun nyatanya sering terjadi. Kebohongan karena wartawan sengaja berbohong, membolak-balik fakta dan melebihkan informasi atau kebohongan narasumber yang tidak diketahui wartawan,” paparnya.

Kemudian yang kelima wartawan wajib mengonfirmasi berita belum jelas yang menyangkut kepentingan umat Islam.

Keenam, wartawan muslim tidak boleh membuat berita yang mengandung unsur kekejian seperti menuliskan kasus kekerasan seksual secara vulgar, pembunuhan, dan sejenisnya.

Wartawan JITU, lanjut Malhadi,wajib meralat, mencabut, dan memperbaiki berita keliru disertai pemberitahuan dan permintaan maaf.

Terakhir, wartawan harus mencantumkan sumber data atau informasi yang dikutip dari pihak lain.

“Ini delapan kode etik yang harus dipenuhi yang dapat memperkuat kita,” tuturnya. [die/Suandriansyah/Islampos]

Sumber : islampos

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.