PD. Kebersihan Kota Bandung Tanggapi Isu Penumpukan Sampah Cigondewah

0
1576
Dirut PD. Kebersihan Kota Bandung, Deni Nurdiana dalam “Bandung Menjawab” Selasa (12/04).

Bandung, 12/04 (beritalangitan.com) – Isu sampah kota Bandung yang dipicu oleh tumpukan sampah di lahan kosong daerah Cigondewah yang bersebelahan dengan jalan tol Padalarang-cileunyi menyeruak di media sosial akhir-akhir ini dengan tajuk “Bandung darurat sampah”, hal ini cepat ditanggapi dengan aksi pengangkutan sampah oleh PD. Kebersihan Kota Bandung yang dipaparkan kepada wartawan  dalam “Bandung menjawab” di media room Balai Kota, Selasa (12/04).

Warga memperkirakan sekitar 100 ton sampah menumpuk akibat ulah “oknum warga” yang membuang sampah di lahan kosong tak bertuan itu. Hal tersebut dikatakan Direktur Utama PD. Kebersihan kota Bandung Deni Nurdiana untuk memberikan jawaban serta penjelasan terhadap permasalahan tersebut sekaligus memaparkan aksi pengangkutan sampah disana.

“Alhamdulillah sekarang 86% sampah disana telah terangkut dan hampir bersih”. Ujar Deni kepada awak media, hal ini hasil kerja petugas kami dilapangan selama 4 hari berturut-turut mengangkut sampah dari tempat yang dijadikan warga sebagai TPS liar di perbatasan Kota dan Kabupaten Bandung itu.

Diperlukan alat berat untuk mengangkut sampah, dan menggunakan 18 truk sampah untuk membersihkannya. “16 truk dari Kota Bandung dan 2 truk bantuan dari Kabupaten Bandung.” Ujarnya menambahkan.

Penumpukan sampah ini terjadi akibat selama bertahun-tahun oknum-oknum yang tak bertanggung jawab membuang sampah di lahan ini, kami berencana kedepan, PD. Kebersihan akan minta izin kepada pihak Jasa Marga sebagai pemilik tanah untuk menjadikan tempat itu menjadi TPS resmi, “Sehingga jelas kewenangannya, dan tempatnya akan disetting dulu sehingga bisa ditempatkan kontainer sampah disana, jelasnya.

Isu sensitif lainnya berkaitan dengan sampah di aliran sungai, Deni berpendapat hal ini memerlukan kebijakan regional karena menyangkut beberapa daerah yang terlewati aliran sungai. “Tidak bisa kita mengklaim sampah kiriman dari kota Bandung atau dari wilayah lain, ini lebih tepatnya kewenangan regional, Gubernur Jabar lebih tepatnya.” Ujarnya memaparkan.

PD. Kebersihan berencana bekerjasama bengan BBWS Citarum untuk membuat “trap” sampah di 14 titik aliran anak sungai Cikapundung yang ujungnya akan bermuara ke sungai Citarum. (Yd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.