Pemkot Bitung Bantah Umat Islam Diintimidasi dan Dilarang Beribadah

0
853
Musholah (ilustrasi) / mushola-alikhlas.blogspot.com

JAKARTA, beritalangitan.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung, Sulawesi Utara, mengaku terkejut dengan pemberitaan salah satu media daring yang menyebut umat Islam di wilayah tersebut diintimidasi dan diteror oleh gerombolan laskar Kristen.

Kabag Humas Pemkot Bitung, Erwin Kontu membantah kebenaran berita tersebut. Menurutnya yang tertera dalam berita itu, merupakan bentuk provokasi.

“Ini saya sudah baca. Kalau umpamanya ingin telusuri siapa yang bikin ini, soalnya luar biasa provokasi di sini, bilang mereka (pemuda Kristen) sangat brutal dan membawa senjata tajam. Di sini tak terjadi apa-apa, yang kemarin-kemarin saja sudah selesai,” katanya kepada Republika.co.id, Sabtu (9/7).

Erwin memastikan, tidak ada pelarangan beribadah pada umat Islam di daerah tersebut. Menurutnya, pemberitaan tersebut rawan memunculkan konflik antar umat beragama.

“Tak ada lagi pelarangan-pelarangan beribadah itu. Ini penghasutan luar biasa, ini sudah tergolong provokator,” ujar dia.

Sebelumnya, sebuah media daring memberitakan, ‘Laskar Kristen di Bitung terus Meneror Umat Islam, media Massa Nasional Bungkam’ (7 Juli 2016). Dalam berita tersebut diterangkan, gerombolan laskar Kristen di Bitung menyerang dan melarang pembangunan masjid di wilayah tersebut.

Umat Islam terus mendapat teror, intimisadi dan deskriminasi. Bahkan, dalam berita tersebut diterangkan, pemerintah daerah seolah-olah memberikan perlindungan terhadap laskar Kristen di Sulawesi Utara. (as)

 

Sumber : Republika

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.