Pohon Pisang Terlihat Berjejer di Jalan Rusak Menuju Pondok Halimun (PP)

0
921
POHON PISANG TERLIHAT BERJEJER

SUKABUMI 10/2/2015 (Beritalangitan.com) – Jalan di sepanjang menuju objek wisata Pondok Halimun (PH) Desa Perbawati, Kecamatan Sukabumi benar-benar hancur. Terlebih kini kondisi cuaca terus diguyur hujan. Diperparah dengan drainase buruk, kondisi jalan menuju salah satu destinasi wisata yang paling diminati itu jelas terlihat seperti sangai.

Akibat kesal, warga pun menunjukkan protesnya kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi dengan menanam pohon pisang. Sejumlah pohon pisang ditanam berjejer di setiap jalan yang rusak.

Salah satu warga, Andi (350 mengatakan, kekesalan warga itu benar-benar sudah tidak bisa terbendung. Terlebih mereka harus merasakan betapa sulitnya melalui jalan tersebut untuk pergi ke Kota Sukabumi.

Yang padahal, masih kata Andi, setiap wisatawan yang masuk ke kawasan PH ditarik retribusinya. Namun hingga kini, kondisi jalan tersebut tak kunjung diperbaiki.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Sukabumi, Dadang Hendar menyebutkan, kondisi jalan menuju tempat wisata itu benar-benar sudah tidak layak disebut jalan. Bahkan akibat kekesalannya itu, ia juga mengupload kondisi jalan tersebut melalui jejaring sosial.

“Alhamdulillah warga dan pengusaha setempat bergotong royong memperbaiki jalan yang paling parah. Setidaknya warga ikut andil dalam perbaikan jalan,” kata Dadang.

Ia juga berharap, pemerintah segera memperbaikinya secara maksimal. Lantaran menurutnya, infrastruktur merupakan akses penunjang dalam meningkatkan taraf perekonomian masyarakat. Kondisi tersebut juga akan berefek kepada peningkatan pelayanan kesehatan dan pendidikan.

“Saya berharap jalan itu bisa segera diperbaiki permanen,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Sukabumi, Badri Suhendi juga mendesak kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) agar segera memperbaiki. Terlebih jalan tersebut sebagai akses menuju PH yang banyak diminati wisatawan.

“Seharusnya pemerintah dalam hal ini Dinas PU dan Binamarga melakukan koordinasi sebagai langkah kepekaan mereka. Jangan sampai masyarakat merasa kesal akibat pembiaran ini,” tandas Badri.

Terlebih, sepengetahuannya, jalan tersebut mengalami kerusakan sudah lama. Bahkan akhir-akhir ini warga setempat berani menunjukkan kekesalannya dengan menanam pohon pisang di jalan.

“Sebagai pembenahan sarana dan prasarana pariwisata, akses jalan sebagai infrastruktur penunjang ini juga sangat penting. Jika jalannya bagus, tentu juga akan meningkatkan PAD kita,” paparnya.(ryl)

 

www.radarsukabumi.com

By : wandi

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.